Keluhan
Istri saya adalah pemilik kartu kredit Bank Bukopin yang mengalami teror kelewat batas oleh debt collector Bank Bukopin yang mengaku bernama bernama Surya sejak awal September 2014.Awalnya istri saya ditelepon oleh Bapak Jeffry yang bersikap baik dan sopan dengan menawarkan pembayaran dengan cara mengangsur.
Namun karena pembayaran awal (DP) yang cukup besar, dimana saat ini kami sedang kesulitan keuangan untuk biaya berobat operasi orang tua saya, istri saya belum bisa menyelesaikan pembayaran kartu kreditnya.
Tanggal 2 September 2014 istri saya menerima SMS dari orang yang mengaku Bapak Surya yang mengancam akan memaki rekan kantor istri saya dan mengancam akan membuat istri saya akan dikeluarkan dari kantornya.
Esok harinya beliau kembali mengirimkan SMS dengan nada masih mengancam dan meneror akan membuat istri saya akan dikeluarkan dari kantor istri saya dan pada tangal yang sama Pak surya menelepon kantor istri saya.
Namun istri saya tidak ada di tempat dan kebetulan yang mengangkat atasan istri saya dengan memaki dan mengucapkan kata-kata yang tidak pantas untuk seorang profesional perbankan
Padahal atasan istri saya tidak mengerti permasalahannya sehingga istri saya menjadi dipermalukan oleh debt colletor Bank Bukopin tersebut.
Puncaknya pada tanggal 8 September 2014, Pak Surya kembali mengirim SMS masih dengan nada mengancam dan menelpon kembali kantor istri saya yang kebetulan lagi saat itu istri saya sedang meeting dan diangkat teman kantor istri saya.
Lagi-lagi pak Surya memaki-maki teman kantor istri saya bahkan mengelurkan kata-kata yang tidak pantas dengan menyebut anjing dan pelacur kepada rekan kontor istri saya.
Setelah mendapat informasi seperti itu Istri saya menelpon pak Surya untuk datang kerumah guna membicarakannya dengan baik-baik namun yang ada, beliau memaki dan menghina istri saya.
Pada tanggal 9 September 2014, saya menelepon Pak Surya untuk membicarakan persoalannya dengan baik-baik, namun tanggapannya tetap sama.
Setelah itu pak Surya menelepon istri saya dan mengatakan tidak perlu menyuruh orang lain untuk menyelesaikan masalah istri saya dan malah memaki istri saya dengan kata-kata kotor.
Bila memang sampai istri saya sampai dikeluarkan dari kantornya, maka Pihak Bank Bukopin harus bertanggung jawab dan menerima resiko tidak dapat menyelesaikan kewajiban istri saya ke Bank Bukopin karena istri saya tidak memiliki penghasilan lagi.
Mardiana
mardiana_72@yahoo.com
082208226147
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































