Bank Mandiri, Mohon Solusi Atas Pengaduan Saya!

Suara Pembaca

Bank Mandiri, Mohon Solusi Atas Pengaduan Saya!

- detikNews
Kamis, 07 Agu 2014 07:31 WIB
Bank Mandiri, Mohon Solusi Atas Pengaduan Saya!
Keluhan

(Bank Mandiri telah menanggapi keluhan)

Tanggal 10 Desember 2013, saya ditelepon oleh staf Bank Mandiri yang ingin mengkonfirmasikan bahwa saya melakukan transaksi dengan debit Mandiri di Bulgaria dan Amerika, sebesar Rp 1.700.000 dan Rp 800.000.

Saya menyangkalnya karena saat itu sedang berada di Jakarta dan kartu ATM, buku tabungan, KTP dan paspor ada di Jakarta bersama saya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya langsung ke kantor cabang Bank Mandiri Pondok Indah, customer service mengatakan bahwa kasus ini dikategorikan sebagai fraud dan pelakunya adalah mafia di luar negeri yang telah memalsukan kartu debit Bank Mandiri saya.

Untuk proses penyelesaian pengaduan, saya diminta menunggu 75 hari dimana saya bisa telepon ke hotline Bank Mandiri untuk menanyakan status kasus tersebut.

Namun setiap saya telepon setelah itu, call centre selalu tidak punya jawaban dan mengatakan saya harus kembali ke kantor cabang Pondok Indah untuk bicara langsung dengan staf Bank Mandiri.

Tanggal 27 Maret 2014, saya gatang kantor cabang Pondok Indah lagi, dimana saya harus cuti setengah hari lagi, karena jaraknya jauh dari kantor.

Customer service mengatakan bahwa pengaduan saya ditolak. Ketika saya mengatakan hendak segera tutup rekening, beliau menyarankan agar mengajukan naik banding kasus dengan waktu tunggu selama 75 hari lagi.

Dan hingga saat ini belum ada kejelasan perihal status pengajuan banding atas kasus saya, mohon kiranya Bank Mandiri untuk dapat segera menanggapinya. Terimakasih.


Dinda
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
dinda_kusumawardani@yahoo.com
08129999508



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait