Keberatan Cara Penagihan Debt Collector Stanchart

Suara Pembaca

Keberatan Cara Penagihan Debt Collector Stanchart

- detikNews
Jumat, 04 Jul 2014 13:21 WIB
Keluhan

Saya mempunyai permasalahan dengan tagihan Standart Chartered. Karena sedang mengalami masalah keuangan, sudah tiga bulan saya terlambat melakukan pembayaran.

Permintaan saya untuk dapat dilakukan mediasi demi mendapat keringanan dan kebijakan Stanchart tidak ditanggapi karena sudah dilimpahkan ke bagian collection.

Tanggal 30 Juni 2014, saya mendapatkan surat yang isinya adalah agar saya segera melakukan pembayaran paling lambat tanggal 6 Juli 2014. Karena permasalahan akan dilimpahkan ke pengacara dan nama saya akan didaftarkan dalam catatan blacklist BI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam surat tersebut tercantum nama ataupun nomor handphone yang bisa dihubungi yang berarti adalah debt collector.

Komplain dan keberatan saya adalah;

  1. Tidak adanya telepon sebelumnya untuk menanyakan perihal perjanjian tagihan.
  2. Datang ke rumah dengan nada (verbal tinggi) dan kata-kata keras ke istri saya, dimana seharusnya bisa telepon terlebih dahulu.
  3. Merasa sangat kecewa karena petugas telah menyuruh, memaksa dan menuduh istri saya tukang bohong.
  4. Masuk kategori ancaman dan tindakan tidak menyenangkan dengan akan membuat saya malu karena membuat ramai didepan istri saya dan tetangga yang bukan pelaku hutang. Sehingga membuat istri dan anak saya tertekan dan stress.
  5. Sudah tidak sopan berbicara di telepon dengan nebgeluarkan kata-kata tidak pantas.
  6. Seharusnya sebelum tanggal 6 Juli 2014, tidak ada debt collector yang datang menagih dengan arogan dan mengintimidasi istri saya.


Mengacu pada surat yang saya terima sebelumnya, saya sangat merasa keberatan dengan datangnya debt collector ke rumah saya (1/07), rumah orang tua saya (2/07) dan ke rumah mertua saya (3/07) tanpa perjanjian terlebih dahulu.

Dengan itikad baik, saya sudah menelepon nomor debt collector (Sabo Umar) dan menyampaikan bahwa seherusnya beliau mengikuti prosedur atau membuat perjanjian dan tidak mendatangi orang yang tak tahu menahu permasalahan saya.

Saya sampaikan pula bahwa mertua saya sedang jatuh sakit dan dengan kejadian ini keadaannya semakin memburuk. Oleh karena itu, saya meminta pertanggung jawabannya dan akan laporkan ke polisi. Beliau mempersilahkan saya untuk melaporkanna.

Saat ini saya masih berada di luar kota. Terima kasih kepada detik.com atas dimuatnya surat ini.


Mochamad Feri
Jl Matraman, Jakarta




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait