Keluhan
(BRI kami telah menghubungi Ibu Humaidah untuk menyampaikan penjelasan)
Tanggal 26 April 2013 Ibu saya mengalami musibah, ketika beliau sedang naik angkutan umum pada pukul 11.00 dompetnya kecopetan.
Beliau baru menyadarinya ketika hendak mengambil uang dari dompet sekitar pukul 16.00. Beliau langsung menelpon call center BRI agar rekening dan ATM nya di blokir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah rekening dan ATM berhasil diblokir, karena khawatir Ibu saya menanyakan saldo di rekeningnya. Menurut call center, beliau hanya bisa melakukannya dengan mencetak buku di cabang BRI terdekat.
Hari Senin, 29 April 2013 pagi beliau ke kantor BRI cabang Plaza Koja, ternyata rekeningnya telah dibobol. Dimana pencopet berhasil melakukan transfer kesebuah rekening sebesar Rp 15 juta secara bertahap.
Ketika kami meminta agar rekening tersebut diblokir, petugas mengatakan tidak bisa membantu. Petugas juga tidak bersedia memberikan informasi dari ATM mana pelaku melakukan pembobolan.
Yang ingin saya tanyakan adalah mengapa BRI tidak bisa membantu memblokir rekening atau menarik kembali dana yang sudah ditransfer dari rekening ibu saya?
Humaidah
Jl Kebantenan, Jakarta Utara
humaidah@gmail.com
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































