Dengar Sirine, Menepilah!

Suara Pembaca

Dengar Sirine, Menepilah!

Djumi Yati - detikNews
Kamis, 21 Feb 2013 11:30 WIB
Keluhan
Belum lama ini terjadi kecelakaan yang melibatkan sebuah panser dengan sebuah sepeda motor di Ajibarang, Banyumas. Kalau membaca berita-berita di media, disebutkan panser tersebut melakukan konvoi menuju kota Semarang, setelah melakukan pengamanan Pemilukada di Banyumas.

Setahu saya, biasanya kalau ada konvoi apa saja, baik rombongan pejabat, motor gede (moge), kendaraan tempur, dan lainnya, selalu ada petugas yang mengawal, baik di depan maupun belakang.

Panser yang terlibat kecelakaan tersebut juga merupakan bagian dari konvoi yang dibantu oleh Polisi dan dikawal oleh mobil patroli PM yang menyalakan sirine. Menurut saya, pihak TNI sudah melakukan sesuai prosedur yang berlaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seharusnya para pengguna jalan ketika mendengar sirine mobil patroli, segera menepi dan memberi jalan bagi rombongan konvoi. Toh, hal itu tak akan memakan waktu lama. Mungkin pengendara motor yang menjadi korban tersebut belum memahami benar hal itu.

Sebagai warga masyarakat, saya menghimbau semua pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan waspada di jalanan. Sabar, tidak perlu terburu, seperti pepatah jawa bilang "alon-alon waton kelakon, waton selamet".

Apabila kendaraan di depan kita berhenti, kita harus waspada, ada apa ya? Jangan langsung menyalip.

Jika ada kesempatan temu warga, para aparat Babinsa dan Babinkamtibmas sebaiknya juga mengadakan sosialisasi tentang prosedur konvoi dan apa yang harus dilakukan masyarakat, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Djumi Yati
Banyumanik, Semarang
djumiyati@ymail.com



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait