Keluhan
(BRI telah menghubungi Ibu Siti Dzarfah Maesaroh untuk menyampaikan penjelasan atas permasalahan dimaksud)
Sebenarnya masyarakat Gandrungmangu telah mengeluhkan perihal kurangnya kantor unit BRI disana sejak lama. Fakta menunjukan, jika nasabah datang ke Bank lewat dari jam 9 pagi pasti sudah tidak dapat nomor antrian.
Sebaran nasabah BRI Gandrungmangu yang berasal dari beragam kecamatan ini, agaknya menjadi faktor utama membludaknya nasabah di bank setiap hari. Akibatnya banyak nasabah yang tak terlayani dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain antrian panjang di bank yang hanya ada satu di kecamatan Gandrungmangu, beberapa fasilitas bank juga butuh perbaikan. Terutama layar nomor antrian dan pengeras suara panggilan.
Hal ini sangat dibutuhkan karena para nasabah yang tidak dapat tempat duduk di ruang tunggu sering duduk di luar Bank. Sementara layar nomor antrian dan pengeras suara panggilan mati.
Akibatnya banyak nasabah yang tidak mendengar panggilan dan tidak tahu sudah sampai nomor urut berapa. Ini sangat mengganggu ketertiban.
Berdasar pertimbangan di atas, saya berharap agar manajemen Bank BRI segera menambah kantor cabang atau kantor unit untuk wilayah Gandrungmangu. Juga memperbaiki fasilitas pelayanan bank yang harusnya diterima nasabah.
Mengingat BRI menjadi salah satu Bank yang dekat dengan masyarakat desa, khususnya kecamatan Kecamatan Gandrungmangu.
Siti Dzarfah Maesaroh
Cisumur, Cilacap
damai@wardani.info
087839441926
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































