Kesemrawutan Lalu Lintas Kantor Walikota Jaktim

Suara Pembaca

Kesemrawutan Lalu Lintas Kantor Walikota Jaktim

Giri Cahyanto - detikNews
Selasa, 06 Nov 2012 11:17 WIB
Kesemrawutan Lalu Lintas Kantor Walikota Jaktim
Keluhan
Setiap hari saya pergi dan pulang kerja dari Bekasi ke Pulogadung melewati depan gedung Wali kota Jakarta Timur. Setelah dibangunnya jalur Busway setiap pulang kerja selalu macet, padahal ketika berangkat kerja bisa dikatakan lancar.

Hal ini disebabkan karena kendaraan pribadi yang mengarah ke Bekasi selain menggunakan jalur normal juga memanfatkan jalur busway sehingga menimbulkan kemacetan ketika 'mengerucut' menjadi satu jalur diujung jalan sebelum jalan tol layang.

Dari dua jalur normal ditambah satu jalur busway bertemu pada satu jalur pastinya akan menimbulkan kemacetan. Apalagi jalur tersebut menjadi tempat berputarnya kendaraan roda dua dan tidak ada satu petugas pun yang mengatur lalu lintas di wilayah situ.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang membuat saya prihatin adalah kesemrawutan ini terjadi persis di depan Gedung Megah Pemkot Jakarta Timur. Didalam benak saya selalu bertanya, apakah Bapak Walikota atau perangkat Dinas Perhubungan mengetahui kesemrawutan lalu lintas di depan gedungnya?

Menurut hemat saya sebagai masukan dari pengguna jalan, sebaiknya diberikan ruang kendaraan roda dua untuk memutar arah. Agar tertib beberapa meter setelah halte busway, pasang portal yang dijaga petugas siang dan malam, agar aliran kendaraan yang hanya dua lajur di jalur non busway.

Karena dengan masuknya kendaraan pribadi ke jalur busway menimbulkan kemacetan ketika berebutan untuk keluar jalur busway dan kembali ke jalur normal yang hanya satu jalur. Karena yang terjadi selama ini, banyak kendaraan pribadi yang datang dari jalur busway, langsung melintas dan memotong jalur.

Bila memungkinkan,adakan perubahan arus, kendaraan yang datang dari arah Pulo Gebang, setelah melewati Pom Bensin, di pertigaan dialirkan ke bawah melingkar dan masuk kembali ke jalur menuju depan kantor Walikota Jakarta Timur. Sementara dari arah setelah jalan layang Penggilingan menjadi satu arah kearah Pulogebang.

Demikian info dan masukan dari saya. Semoga membantu. Terimakasih.


Giri Cahyanto
Harapan Indah, Bekasi
giri_cahyanto@yahoo.com
0811101821



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini