Bank Permata Sudah Ditutup, Tagihan Tetap Datang

Suara Pembaca

Bank Permata Sudah Ditutup, Tagihan Tetap Datang

- detikNews
Kamis, 25 Okt 2012 11:18 WIB
Bank Permata Sudah Ditutup, Tagihan Tetap Datang
Keluhan
(Saya sudah menerima surat konfirmasi yang menyatakan bahwa masalah saya sudah ditindak lanjuti dan telah di selesaikan)

Pada tanggal 28 Mei 2009, saya datang ke card centre Bank Permata di Bintaro untuk melakukan penutupan kartu kredit. Semua syarat penutupan kartu kredit segera saya penuhi, termasuk membayar semua tagihan.

Surat konfirmasi yang memberitahukan bahwa saya tidak mempunyai tagihan lagi baru saya terima pada akhir bulan Mei 2010. Karena saya merasa semua hal yang berhubungan dengan Bank Permata sudah tak diperlukan lagi maka pada bulan Desember 2010 semua bukti penutupan kartu kredit Permata Bank saya buang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika melakukan penutupan kartu kredit tersebut saya juga melakukan konfirmasi kepada pihak lain yang melakukan tagihan rutin melalui kartu kredit Permata Bank saya. Dan saya alihkan tagihan tersebut menjadi beban kartu kredit yang masih saya pegang.

Pada akhir Mei 2011, saya dikejutkan dengan datangnya tagihan untuk sejumlah pembayaran tagihan premi tahunan asuransi atas nama suami saya. Dan karena saya merasa bukan nasabah Bank Permata lagi, saya biarkan datangnya tagihan tersebut.

Akan tetapi setelah itu telepon demi telepon dari card centre Bank Permata datang yang tentu saja sangat mengganggu, bahkan saya didatangi oleh seorang debt collector.

Karena memang saya jarang berada dirumah, saya hanya bicara pada debt collector tersebut melalui telpon untuk mempelajari file saya secara benar. Dan debt collector tersebut membenarkan keterangan dan kronologi yang saya sampaikan.

Sejak kartu kredit saya tutup, terhitung mulai Juni 2009 dan Juni 2010 premi tahunan tersebut selalu saya bayar melalui transfer lewat ATM karena sebelumnya pihak asuransi memberitahukan pada kami bahwa mereka tidak berhasil melakukan pendebetan kartu kredit.

Tanggal 2 Maret 2012 pukul 22.54 saya menghubungi customer service Bank Permata, empat hari kemudian saya dihubungi seorang petugas yang mengakui bahwa seharusnya kartu yang sudah ditutup secara resmi tidak bisa di bebani tagihan lagi.

Setelah beberapa saat tidak ada gangguan dari Bank Permata, pada tanggal 27 Agustus 2012, card centre Permata Bank kembali mengusik untuk meminta saya bertanggung jawab dan melunasi hutang kartu kredit yang tidak saya buat.


Anifah Basuki
Cimanggis, Depok
ani_widodo@yahoo.com
02137118366




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads