Pemerasan Berkedok Porter di Bandara Ngurah Rai Denpasar

Suara Pembaca

Pemerasan Berkedok Porter di Bandara Ngurah Rai Denpasar

Aretha Aprilia - detikNews
Senin, 22 Okt 2012 11:27 WIB
Pemerasan Berkedok Porter di Bandara Ngurah Rai Denpasar
Keluhan

Pada tanggal 15 Oktober 2012 professor saya yang datang dari sebuah universitas terkemuka di Jepang mengunjungi Indonesia. Beliau menceritakan sebuah insiden yang menurut saya telah mencoreng citra Indonesia.

Sewaktu beliau mendarat dan mencari tas dari 'baggage claim', beliau tidak mendapatkan tasnya di conveyor belt. Beliau didatangi oleh seorang porter yang menanyakan, apakah betul namanya sesuai yang tertulis di 'baggage tag' pada tas yang sudah ada pada troli yang dia bawa.

Mendapatkan jawaban dari beliau, porter tersebut meminta uang (secara paksa) karena tasnya sudah dia bawa. Tak hanya itu, ketika profesor saya memberikan uang Rp 50 ribu, porter tersebut menolak dan meminta uang yang yang lebih besar, Rp 100 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya merasa sangat malu ketika mendengar cerita dari beliau. Saya harap agar petugas di bandara Ngurah Rai Denpasar menindak tegas pelaku pemerasan dengan modus semacam ini, agar tidak ada wisatawan asing yang dirugikan dan kapok datang ke Indonesia.


Aretha Aprilia
Palace Hanazono, Kyoto
contact@arethaaprilia.com
0248501855



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini