Nomor Telkomsel Sudah tidak Aktif, Tagihan Datang Terus

Suara Pembaca

Nomor Telkomsel Sudah tidak Aktif, Tagihan Datang Terus

- detikNews
Senin, 10 Sep 2012 10:51 WIB
Keluhan
(Pelanggan dapat menerima penjelasan dan solusi terbaik yang diberikan Telkomsel)

Saya adalah pelanggan Telkomsel paket Corporate Executive dengan tagihan tetap bulanan sebesar Rp 110,000. Nomor Telkomsel tersebut saya gunakan hanya untuk koneksi internet dan tidak pernah digunakan untuk percakapan maupun SMS.

Frekuensi pemakaian internet juga tidak rutin setiap hari dengan lama pemakaian tidak lebih dari 2 jam setiap pemakaiannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada bulan Desember 2011 muncul tagihan yang jauh lebih besar dari biasaya, Rp 834.965 untuk layanan tambahan yang tidak pernah saya gunakan. Karena nomor saya masuk dalam paket "corporate executiv", saya menghubungi staff Telkomsel yang menangani perusahaan kami.

Beliau mengakui kemungkinan kesalahan di sistem Telkomsel dan disarankan agar tagihan tersebut diabaikan saja. Pada saat itu, beliau menginformasikan akan mencoba melakukan penyesuaian tagihan saya.

Pada bulan Maret 2012, saya menghubungi Telkomsel kembali agar nomor saya ini ditutup saja karena tagihan bulanan saya masih berjalan meskipun nomor tersebut sudah tidak aktif.

Mungkin karena dianggap masih ada tunggakan, saya masih menerima tagihan bulanan secara teratur dan nilainya tiap bulan bertambah.

Karena hal ini, setiap bulan saya terus konfirmasi ke staff Telkomsel melalui email, tetapi hingga surat ini dibuat belum ada tanggapan yang positif. Sampai dengan bulan September ini saya masih menerima tagihan bulanan yang nilainya sudah lebih dari Rp. 2 juta.


Liem Indra Limawan
Jl. Emerald Raya, Jakarta Barat
limawan@abc-battery.com
08161989228




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads