Keluhan
Pada tanggal 8 Juli 2012, saya tidak bisa terbang dengan pesawat Lion Air sesuai jadwal karena tidak diijinkan check in di bandara Djuanda dengan alasan check in sudah ditutup.Saya tiba di pintu keberangkatan bandara Djuanda untuk check in dengan status penerbangan JT 573 masih check in, saat itu jam saya sudah jam 9.36.
Karena sadar waktu sudah mepet, saya langsung masuk. Tapi waktu saya sudah berada di loket tempat check in, loket check in untuk JT 573 sudah tidak ada. Menurut petugas itu, jam check in sudah ditutup, padahal jam baru menunjukkan jam 9.40.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya dibiarkan menunggu sekitar 5-6 menit di lantai 1, ternyata saya tetap tidak boleh check in, dan di lembar tiket saya diberi tulisan "RT 9.55". Ketika saya tanyakan maksud dari tulisan tersebut pada seorang petugas Angkasa Pura, dijelaskan bahwa tulisan itu berarti saya baru datang untuk check in pukul 9.55.
Akibatnya, saya tidak bisa berangkat tepat waktu, tiket saya juga hangus. Dan dengan terpaksa saya mencari penerbangan lain.
Sesampainya di Palembang, saya mengajukan komplain pada pihak Lion melalui email (karena menurut petugas Lion, di Palembang tidak ada kantor customer care). Ternyata pihak Lion Air hanya merespon dengan permintaan maaf
Saya diminta agar menyelesaikan masalah ini di bandara terkait (Bandara Djunda), padahal saya sudah berada di Palembang. Saya meminta mereka untuk menindaklanjuti keluhan saya. Tapi sampai sekarang tidak ada respon.
Winny
Jl. Musi Raya, Palembang
winny_dominika@yahoo.com
08127379939
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































