Keluhan
(BNI telah memberikan penjelasan atas permasalahan yang dialami oleh Bapak Susetyo Dwi Prihadi)
Saya adalah pengguna XL, saya membelinya dengan posisi tersegel seperti sim card pada umumnya. Saat ini nomor yang saya gunakan itu belum saya bagikan ke kolega saya, artinya nomor itu baru diketahui oleh saya sendiri.
Namun, baru beberapa hari kemudian, saya ditelepon oleh orang yang mengaku dari bagian tagihan kartu kredit BNI. Beliau mengatakan bahwa saya menunggak hutang atas nama Susanto, dan nomor yang saya gunakan adalah nomor Susanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikarenakan sudah tiga bulan saya terus menerus diteror, saya menghubungi customer service BNI dan keesokan harinya saya tidak ditelepon lagi.
Namun itu hanya terjadi kurang lebih satu bulan saja, karena selanjutnya saya masih ditelepon terus menerus, dan hal itu berlangsung sampai satu tahun.
Pada hari Selasa, 29 Mei 2012, pukul 14.33 saya ditelepon lagi oleh penagih kartu kredit BNI, yakni 021 6565100. Petugas tersebut tetap bersikeras bahwa saya adalah Susanto yang sedang menghindar dan tetap memaksa saya untuk membayar sesuatu yang bukan menjadi kewajiban saya.
Melalui surat pembaca ini saya meminta, agar pihak BNI menyelesaikan masalah ini dan mencari tahu siapa petugas yang menelepon saya, lalu meminta maaf.
Terus terang banyak kerugian yang saya dapatkan dari telepon tersebut selama setahun terakhir ini. Karena sering kali telepon berdering disaat yang sangat penting.
Susetyo Dwi Prihadi
setyoprihadi@yahoo.com
087880543882
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































