Keluhan
Sudah dua kali ini, wilayah kami Dukuh Sigrojok, Desa Ngreco, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo dilanda banjir. Yakni, pada 11 Mei 2010 dan 21 Februari 2012 lalu. Padahal sejak saya lahir 1976, daerah kami tidak pernah kebanjiran.Namun sejak banyak dibangun rumah di wilayah atas (Desa Karangmojo, Desa Alasombo dan Desa Ngreco bagian atas) dan banyak pohon penghijauan yang ditebang, kini sungai sering meluap hingga menimbulkan banjir.
Kondisi tersebut diperparah oleh semakin dangkalnya sungai di utara Desa Weru yang mengalir dari wilayah Desa Alasombo hingga bermuara ke sungai Bengawan Solo. Sejak saya lahir, sepertinya sungai tersebut belum pernah dikeruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat banjir 22 Februari lalu, tidak hanya puluhan rumah warga yang terendam antara 30-50 cm, banjir juga menggenangi Jalan Raya Weru-Watukelir hingga 1 meter. Bahkan, banjir juga merendam Kantor Desa Tawang dan Puskesmas Weru.
Yang membuat warga sedih, banjir juga merendam ratusan hektare tanaman padi yang siap panen di wilayah Desa Ngreco, Desa Weru, Desa Tawang, Desa Karakan, Desa Tegalsari dan Desa Karangwuni, semuanya di Kecamatan Weru.
Untuk diketahui, wilayah kami adalah salah satu lumbung padi. Karena ada ratusan hektare lahan tanaman padi. Wilayah kami termasuk persawahan subur, karena dilewati irigasi dari Waduk Gajahmungkur. Namun akibat banjir 22 Februari lalu, sekitar 140 hektare tanaman padi rusak akibat tergenang banjir.
Warga sangat berharap Pemerintah Kabupaten Sukoharjo bisa mengambil langkah cepat. Namun karena terbentur dana, pengerukan sungai belum bisa dilakukan.
Arif Riyanto
Sigrojok, Ngreco, Weru, Sukoharjo
arief30002000@yahoo.com
08122887287
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































