Keluhan
Tinggal di Kalibata City ternyata tidak senyaman yang dibayangkan. Beberapa kebijakan managemen sangat merugikan penghuninya.Tidak diterapkannya prosedur kenyamanan, keamanan dan keselamatan merupakan hal yang membuat kami berpikir bahwa pengelola sekelas podomoro seharusnya belajar manajemen resiko.
Yang pertama adalah pintu keluar mobil yang cuma ada dua akses. Untuk komplek hunian yang terdiri dari 10 tower dengan 20 lantai per tower di tambah dengan adanya satu plaza yang gencar sekali dipromosikan, sungguh sangat jauh dari cukup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan andaikata ada musibah kebakaran atau semacamnya yang butuh prosedur evakuasi cepat, dua pintu akses tersebut jauh dari kata memadai.
Jalan dari tempat parkir ke tower juga harus bersusah payah melewati puing-puing, kabel, tumpukan batu, dan segala macam bahan bangunan yg berserakan karena pembangunan yang belum selesai.
Apalagi kalau hujan, kita bisa terjebak karena tidak bisa masuk ke tempat tinggal kita sendiri karena tidak adanya penghubung antar tower yang berguna untuk menghindari hujan.
Seringkali saya menemui orang yang tersesat mencari jalan keluar dari parkir basement ke tower tempat dia menghuni karena tidak adanya petunjuk yang jelas.
Agus Supriyadi
Kalibata City Green Palace, Jakarta Selatan
agussupriyadi@ymail.com
082110808071
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































