Rekening Mandiri sudah Diblokir, Masih Bisa Dibobol

Suara Pembaca

Rekening Mandiri sudah Diblokir, Masih Bisa Dibobol

- detikNews
Rabu, 14 Sep 2011 10:19 WIB
Rekening Mandiri sudah Diblokir, Masih Bisa Dibobol
Keluhan
Pada tanggal 27 Agustus 2011 saya telepon ibu saya, beliau cerita kalau buku rekening Bank Mandiri, kartu ATM, KTP hilang.

Saya menelepon 14000 untuk permintaan pemblokiran dan dikatakan pemblokiran tidak boleh oleh orang lain harus pemilik rekening yaitu ibu sendiri. Dalam hal ini saya salut atas pelayanan Call Centre yang mau menghubungi ibu saya dan rekening sudah bisa diblokir serta disarakan agar ibu melapor ke polisi juga sesegera mungkin menghubungi bank dimana yang mengeluarkan buku rekening.

Karena saat itu hari Sabtu maka ibu hanya melapor pada Polisi Sektor Denpasar Barat dan di berkas atas kehilangan buku tabungan, ATM atas nama Rus Sudarwati dan ditanda tangani AIPTU I Ketut Wijaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanggal 5 September ibu ke Bank Mandiri Cabang Denpasar untuk mengurus kehilangan dan petugas Bank mengatakan tadi ada seorang wanita yang mengaku sebagai Roes Soedarwati sudah mengambil uang dengan menggunakan buku tabungan ATM dan KTP ibu yang hilang.

Saya sarankan ibu kembali lagi ke Bank Mandiri dan temui langsung pimpinannya bila perlu nanti saya bisa bicara langsung mengingat yang mendampingi ibu adalah bapak. Dari hasil pertemuan tersebut ternyata uang yang dibobol sebesar Rp 130.000.000 dan menurut pimpinan kantor cabang Bank Mandiri tersebut, pengambilan uang tersebut sudah sesuai prosedur standar Bank Mandiri karena yang membobol membawa buku rekening, ATM dan KTP.

Sebagai bank dengan moto Terdepan, Terpercaya dan Tumbuh bersama anda, seharusnya menunjukan bukti kalau bisa dipercaya oleh nasabah dalam pengelolaan dananya.


Hari Susanto
Jl. Raden Panji B. 9 Mataram
hari.susanto@plnkalinusa.co.id
081339982401




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini