Keluhan
Pada hari Rabu 7 September saya membeli karcis KRL Jabodetabek yang berada paling ujung di lantai bawah stasiun Sudirman. Sore itu sekitar jam 16.00 saya antri di loket untuk membeli karcis KRL Ekonomi jurusan Bogor pemberangkatan jam 16.49.Tidak seperti biasanya, ketika itu saya tidak membawa uang kecil, dan menyerahkan uang Rp 50.000. Petugas menanyakan jenis tiket apa yang ingin saya beli, saya menjawab tiket ekonomi. Pelayanan petugas jadi terkesan kurang ramah dan sepertinya enggan melayani saya yang membeli tiket KRL ekonomi dengan pecahan uang besar.
Saya memahami bahwa sebaiknya pembelian karcis dilakukan dengan uang pas atau bernominal kecil. Namun, saat itu memang saya benar-benar tidak memiliki uang dengan nominal yang lebih kecil daripada Rp. 50.000 dan sebagai pengguna setia KRL selama bertahun-tahun yang sering naik KRL dari stasiun-stasiun besar dan ramai, belum pernah sekalipun petugas karcis menolak untuk menerima uang dengan nominal besar baik itu Rp. 50.000 ataupun Rp. 100.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, saya terbiasa naik KRL Pakuan Ekspres pemberangkatan jam 16.45 dari stasiun Sudirman. Namun, Semenjak penghapusan KRL Ekspres, belakangan saya hampir selalu naik KRL Ekonomi tujuan Bogor pemberangkatan jam 16.49 dengan harapan bisa sesegera mungkin sampai ke rumah, mengingat jadwal sore kereta AC Commuter Line yang paling awal berangkat jam 17.16.
Mohon agar PT. KAI Commuter Jabodetabek, khususnya Kepala Stasiun Sudirman memperhatikan kualitas pelayanan petugas karcisnya.
Fahlesa
Perum Bukir Asri AI/5-6, Ciomas, Bogor
fahlesa.munabari@yahoo.com
087770089220
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































