Keluhan
Minggu, 28 Agustus 2011, saya bertiga dengan istri dan anak saya hendak menuju ke Malang dari Jakarta menggunakan pesawat Batavia Air, kode penerbangan Y6-243 dengan jadwal keberangkatan 10.20 WIB.Petugas check-in memberitahu bahwa saya harus duduk terpisah dengan istri dan anak saya. Karena pertimbangan anak saya yang masih balita, saya meminta agar diusahakan agar kami bisa duduk bertiga dalam satu barisan. Petugas beralasan semua kursi sudah penuh, selain di emergency seat, dimana anak kecil tidak boleh duduk disitu.
Petugas tersebut kemudian sempat bertanya kepada salah seorang rekannya, apakah untuk penerbangan ke Malang, tersedia seat baris ke-26, yang dijawab tidak ada. Akhirnya saya diminta untuk melakukan perpindahan kursi di atas pesawat, saya kemudian diberikan nomor tempat duduk di kursi 14B, 14C dan 12D.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya saya sendiri yang meminta penumpang yang duduk disebelah anak saya untuk bertukar tempat. Tidak lama setelah kami duduk, seorang awak kabin wanita lainnya menyururuh penumpang lain bertukar tempat duduk dengan kami karena kursi kami berada di area emergency seat.
Saya, istri dan anak saya yang sudah bangkit hendak berpindah tempat duduk kebingungan karena ternyata penumpang lain yang hendak bertukar tempat duduk hanya 1 orang. Akhirnya kami ditawarkan deret kursi nomor 26, yang oleh petugas check-in dikatakan tidak tersedia.
Semoga hal ini bisa menjadi perhatian manajemen Batavia Air
Ori Triputro Widianto
Jl. Bambu Betung II No. 9 Taman Yasmin, Bogor
ipasha96@yahoo.com
0818539254
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































