Keluhan
Saya adalah pelanggan PDAM Tirta Kahuripan (Kabupaten Bogor) sejak tahun 2008, bertepatan dengan awal kepindahan saya dan keluarga ke perumahan Bogor Country. Kesan buruk tentang pelayanan pelanggan telah terlihat sejak awal pemasangan, oleh oknum petugas, saya ditawari untuk memasang dua pipa pada meteran untuk menyesuaikan besarnya tekanan air dalam pipa jaringan.Tapi apa yang saya dapat, setelah membayar pemasangan untuk dua pipa, tenyata saya hanya mendapat satu pipa, dengan dalih, ternyata satu pipa sudah cukup, lalu kemana pipa yang telah saya bayar?
Saya merasakan biaya tagihan bulanan cukup besar, sekitar Rp 140-180 ribu per bulan, padahal kami sekeluarga jarang di rumah, terlebih lagi air sering mati (2-7 hari tiap bulan) dan kami belum pernah menerima rincian tagihan kami karena pembayaran dilakukan secara online.
Saya bandingkan pemakaian pada meteran air dengan meteran air di rumah orang tua (Tegal Gundil Bogor), ternyata dengan pemakaian yang 2-3 kali lipat lebih beliau hanya membayar Rp 30-50 ribu per bulan ke PDAM Tirta Pakuan (Kota Bogor).
Akhirnya saya membuat sumur pompa, namun saya terkaget-kaget dibuatnya, tagihan air besarnya Rp 350 ribu, untuk air yang tidak pernah dipakai. Saya pun komplain, tapi kembali tidak mendapat solusi, lalu saya coba selama sebulan saya matikan keran PDAM, ternyata benar, tagihan masih saja besar, yaitu Rp 130 ribu.
Pak Walikota, Pak Bupati, dan jajarannya, saya benar-benar kesulitan, karena sampai detik ini air masih mati dan biayanya cukup mencekik.
M. Indrawan Y. P.
Bogor Country
indragym@gmail.com
08561755457
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































