Tagihan "Hantu" dari XL

Suara Pembaca

Tagihan "Hantu" dari XL

- detikNews
Kamis, 19 Mei 2011 14:32 WIB
Tagihan Hantu dari XL
Keluhan
Saya adalah pelanggan layanan Xplor sejak tahun 2008. Kejadian bermula ketika saya kembali dari China pada awal April. Ketika sampai di Indonesia, ternyata HP tidak dapat digunakan

Kemudian saya mengunjungi kantor layanan XL Pontianak Mall. CS menjelaskan bahwa HP saya di suspend karena over limit (limit Rp 300.000) dan HP akan kembali normal bila saya membayar tagihan sebesar Rp 2.043.000 (tertera di system XL).

Bagaimana mungkin tagihan sebesar itu karena saya hanya menggunakan HP untuk chatting selama dua hari saja. CS mengatakan bahwa operator disana tidak ada kerjasama dengan XL dan tarif chatting atau internet disana mahal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhirnya saya memutuskan untuk membayar tagihan pada tanggal 19 April 2011. Sebenarnya saya menggunakan layanan auto debet kartu kredit untuk tagihan XL setiap bulan, tapi CS berjanji akan mengembalikan uang bila terjadi pendebetan.

Pada tanggal 23 April, saya mendapat tagihan XL sebesar Rp 3.179.043, pihak CS XL tidak dapat menjelaskan tentang tagihan tersebut. Kemudian saya di telepon oleh Area Supervisor yang menjelaskan bahwa tagihan awal sebesar dua jutaan itu masih data mentah sedangkan tagihan final sebesar 3 jutaan.

Ia hanya meminta maaf untuk "kesalahan data" tersebut dan saya akan diberikan potongan Rp 100.000 sebagai ucapan terima kasih atas kritik terhadap system XL.

Berapa banyak pelanggan XL yg sudah jadi korban "kesalahan data"? Mengapa konsumen yang harus menanggung "kesalahan data" dari kelemahan system XL?


Andy
Jl. T. Achmad Gg. Bersama II No. 15 Pontianak
andy_browses@yahoo.com
08170633999



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads