Layanan Blackberry Telkomsel Tidak Berfungsi

Suara Pembaca

Layanan Blackberry Telkomsel Tidak Berfungsi

- detikNews
Senin, 18 Apr 2011 11:10 WIB
Layanan Blackberry Telkomsel Tidak Berfungsi
Keluhan
Pada hari selasa, 19 April 2011, istri saya mencoba mengaktifkan layanan Blackberry Unlimited harian untuk nomor 08138850xxxx dan dinyatakan berhasil dengan adanya notifikasi SMS dan pengecekan status melalui *363# dan pulsa pun sudah berkurang Rp 5000.

Namun layanan tersebut tidak berfungsi sebagaimana biasanya. Tidak bisa browsing, tidak bisa chatting maupun email. Blackberrynya sudah dimatikan sebagaimana prosedur yang standar, namun layanan tersebut tak kunjung berfungsi. Saya memintanya untuk menonaktifkan melalui *363# dan berhasil dengan diterimanya notifikasi SMS dan melalui pengecekan status *363#.

Lalu mencoba lagi dengan layanan Blackberry Unlimited bulanan. Pulsa sudah terpotong Rp99.000 yang menandakan layanan sudah berhasil. Dan untuk memastikan, kami melakukan pengecekan melalui *363#. Dan ternyata layanan tersebut tidak berfungsi. Kami coba hubungi call center 116 dan dipandu oleh sang operator.

Istriku melakukan semua yang diinstruksikan oleh operator namun te tap tidak berfungsi. Istriku menanyakan sekiranya bisa dilakukan pengecekan ke Grapari namun sang operator mengatakan agar tidak perlu ke grapari. Cukup menunggu 1x24 jam. Laporan keluhan sudah dibuatkan.

Keesokan harinya, layanan tersebut tetap belum berfungsi dan mencoba menghubungi call center 116, alhasil operator memandu istriku untuk melakukan apa yang diinstruksikan olehnya. Namun tetap saja layanan tersebut tidak berfungsi dan operator meminta istriku menunggu 3x24 jam. Laporan keluhan sudah dibuatkan.

Pada hari jumat tanggal 15 April 2011, istri saya mencoba mendatangi salah satu Gerai Telkomsel karena tidak terlalu jauh dari rumah dan disana dilakukan pengecekan. Namun layanan tersebut tetap tidak berfungsi.

Istri saya meminta agar pulsa yang sudah terpotong direfund dan CSR tersebut mengatakan hal tersebut tidak bisa dilakukan disini dan hanya bisa dilakukan di Grapari sehingga kami dianjurkan ke Grapari Padjajaran Bogor.

Pada hari sabtu, 16 April 2011, kami mendatangi Grapari yang dimaksud dan mendapatkan nomor antrian 3025. Ketika nomor kami dipanggil, kami dilayani oleh seorang CSR bernama Lia. Setelah kami jelaskan keluhan kami, CSR tersebut membawa Blackberry kami ke suatu ruangan dan cukup lama baru kembali.

Setelah CSR tersebut kembali, dia mengatakan bahwa tidak ada masalah dengan Blackberry kami dan kartu kami, sehingga kami dibuatkan laporan keluhan yang intinya perlu pengecekan di system dan jaringan dan meminta menunggu 3x24jam. Saya katakan kepada CSR tersebut bahwa hari rabu yang lalu kami juga diminta untuk menunggu 3x24jam dan tidak ada hasil.

Saya menanyakan kepada CSR tersebut bahwa bagaimana jika dalam 3x24jam dan layanan tersebut tidak aktif? Sang CSR mengatakan kalau hal itu jarang terjadi, biasanya layanan tersebut langsung aktif. Namun saya tetap ngotot menanyakan hal tersebut dan dijawab oleh CSR tersebut bahwa kemungkinan Kartunya rusak, bisa saja kartunya diganti seka rang tetapi system lagi offline sehingga tidak bisa melakukan transaksi pergantian Kartu.

Sang CSR juga bertanya ke kami, apakah Blackberry bapak sudah dibawa ke blackberry. Kami tiba-tiba heran, kenapa tiba-tiba dia menanyakan hal tersebut padahal sebelumnya dia mengatakan bahwa Blackberrynya tidak bermasalah. Saya sampai harus mengajarkan cara penanganan komplen seperti ini yaitu dengan pengecekan dua sisi yaitu sisi kartu dan sisi handsetnya.

Sisi kartu yaitu dengan memindahkan SIM card ke handset/blackberry lain dan dilakukan pengetesan. Jika tidak berfungsi kemungkinan masalahnya di SIMCardnya atau di system Telkomsel. Sisi lain dengan memasangkan SIM Card baru ke Blackberry pelanggan dan dilakukan pengetesan. Jika Blackberrynya aktif berarti tidak ada masalah dengan Blackberry pelanggan.

Setelah saya jelaskan caranya, akhirnya CSR tersebut melakukannya dan terbukti Blackberry kami tidak bermasalah, sehingga dia menyimpulkan kami harus ganti kartu.

Kami lalu meminta agar pulsa kami direfund, namun sang CSR mengatakan bahwa di Telkomsel tidak ada prosedur untuk melakukan pengembalian pulsa pelanggan. Lalu saya tanyakan, sekiranya kartu sudah diganti dan layanan tersebut tetap tidak aktif, apalagi yang akan dilakukan Telkomsel? CSR tersebut hanya berkata jika tetap tidak aktif, kami akan buatkan permohonan pengembalian pulsa.

Aneh benar, sebelumnya sebelumnya dikatakan tidak ada prosedur pengembalian pulsa namun terakhir dikatakan akan dibuatkan permohonan pengembalian pulsa. Call center macam apa ini? Kok ngomongnya tidak konsisten? Apa memang mereka diajar seperti ini?

Sampai sekarang, layanan tersebut tidak bisa kami nikmati lagi dan terpaksa kami harus ganti kartu tetapi kartunya berbeda yaitu dengan SIM Card provider lain. Nomor istri saya tetap saya aktifkan sampai ada kejelasan dan tanggung jawab dari pihak Telkomsel. Jika sampai akhir bulan ini tidak ada kejelasan maka saya akan menutup kartu Haloku dan kartu Simpatiku dan mengajak yang lain untuk beralih ke provider lain.

Betapa mudah Telkomsel melepaskan pelanggannya yang sebelumnya loyal dengan layanannya, mungkin karena mereka sebagai provider terbesar sehingga kehilangan 1 pelanggan tidak berarti bagi mereka. Telkomsel harus sadar bahwa kami hidup dalam dunia yang bersosialisasi, sehingga 1 pelanggan bisa memanfaatkan hubungan sosialnya untuk mengajak yang lainnya.


Erwin
Jl. Pinang Merah Raya No. 16 Bogor
erwin.azis@gmail.com
02168000666



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait