Ketidakprofesionalan Bank UOB Buana

Suara Pembaca

Ketidakprofesionalan Bank UOB Buana

- detikNews
Senin, 04 Apr 2011 16:20 WIB
Ketidakprofesionalan Bank UOB Buana
Keluhan
Saya merasa di kecewakan dengan manajemen kartu kredit UOB Buana. Bermula ketika saya mengajukan kredit kamera digital yang diangsur selama 6 bulan, ketika usia kredit sudah berjalan 3 bulan (bulan maret 2011) saya berniat melunasi cicilan kamera.

Oleh karena itu pada tanggal 25 Februari 2011, saya menghubungi call center UOB Buana 14008 diterima oleh petugas disana, segera saya sampaikan niat "pembatalan cicilan", lalu oleh pihak call canter UOB diberitahukan perincian pelunasan yang harus saya bayar (termasuk biaya denda, materai, serta biaya kirim antar bank).

Pada siang harinya saya melakukan pembayaran melalui transfer ATM bank lain, lalu setelah membayar saya langsung menghubungi call canter oleh pihak UOB dijelaskan bahwa transaksi akan diproses dalam 3 hari kerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada tanggal 28 Februari 2011, saya iseng mengecek apakah pelunasan cicilan sudah selesai. Saya menghubungi UOB Buana kembali. Diberitahukan oleh petugas UOB Buana ternyata dana pelunasan cicilan yang saya transfer telah dimasukkan kedalam pelunasan tagihan bulanan periode Febuari yang seharusnya saya terima di pertengahan bulan Maret.

Saya langsung komplain kepada petugas tersebut, dengan mengatakan saya telah berkonsultasi dengan petugas sebelumnya terlebih dahulu untuk dijadikan pembayar pelunasan cicilan. saya berusaha menjelaskan masalah tersebut kepihak UOB Buana dan menunggu kabar dari mereka.

Beberapa hari kemudian pihak UOB memang menghubungi saya dan mengabarkan proses pelunasan cicilan memang telah dilakukan, mendengar pernyataan itu saya pun tenang dan tidak mempermasalahkan kembali.

Pada tanggal 10 Maret 2011, saya menerima tagihan kartu kredit periode bulan Februari. Pada perincian transaksi saya mendapati adanya transaksi pelunasan tagihan sebesar dana pelunasan cicilan yang saya lakukan bulan lalu. Tetapi hal tersebut saya acuhkan saja, mengingat pihak UOB Buana telah menghubungi saya dan menjanjikan proses pelunasan sudah diselesaikan.

Pada tanggal 27 Maret 2011 ketika saya hendak bertransaksi di sebuah dept store, petugas dept store tersebut menolak kartu kredit saya dengan alasan kartu kredit saya telah melampaui batas limit kredit. Padahal transaksi saya tidak melampaui limit kredit yang dicantumkan pada surat tagihan kartu kredit periode Februari.

Esok hari tgl 28 Maret 2011, saya kembali menghubungi pihak UOB Buana, Saya meminta penjelasan mengenai limit kartu kredit saya. Dari call canter tersebut saya mendapat info bahwa biaya pelunasan cicilan kamera baru dimasukkan kedalam tagihan kartu kredit periode Maret.

Saya lalu bersikeras menjelaskan kronologis kejadian, bahkan sampai berbicara langsung dengan team leader call canter. Dari beliau pun saya tidak mendapat jawaban yang memuaskan, terkesan hanya saling lempar tanggung jawab, dan hasil akhirnya pun saya tetap dirugikan.

Saya merasa dirugikan oleh pihak Bank UOB Buana, dikarenakan terlepas kewajiban saya untuk melunasi cicilan teresebut, kesalahan prosedur ini sudah mengakibatkan kacaunya manajemen keuangan saya, belum lagi saya merasa dipermalukan di dept store akibat kartu kredit yang ditolak. Sungguh pengalaman yang tidak menyenangkan menggunakan kartu kredit UOB Buana.

Gita Satria Wibawa
Jl. Siliwangi 14 Blok B No. 182 Chandra Baru, Pondok Melati
blackglorycysers@gmail.com
081513451464



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads