Keluhan
Saya salah satu korban dari buruknya suatu sistem perbankan di Bank Permata. Semoga calon nasabah lain lebih selektif dan tidak termakan janji kosong.Kejadian berawal ketika saya membuka rekening tabungan di bank permata pada tanggal 11/02/2011 di bank permata cabang graha mampang. Saya dilayani oleh Bpk. Fachmy, sangat ramah, tapi sistem lambat dan bertele-tele, kenapa kalau syarat sudah lengkap tapi mau buka rekening aja memakan waktu hampir dua jam, hari itu hari jum'at, hingga mendekati waktu sholat jum'at baru selesai.
Sampai print buku tabungan pun terpaksa dilakukan dua kali karena print out tidak sempurna dan terpaksa ganti buku, dan buku yang ke 2 pun sama saja, akhirnya nomor rekening saya ditulis tangan menggunakan pulpen oleh teller. Saya tidak mempermasalahkan hal ini, karena yang terpenting adalah nomor rekening tertulis jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu dikatakan kartu ATM saya di blokir, untuk membuka kembali harus ke kantor cabang tempat membuka rekening. Lalu pulsa yang tadi habis digunakan sia-sia aja dong, karena tidak ada penyelesaian masalah juga? Kalau data sudah sesuai, kenapa tidak bisa membuka rekening yang sudah di blokir melalui permata tel (hotline) ini? Apa fungsinya? Sedangkan saya tidak tahu penyebab kartu atm saya di blokir, karena, saya tidak ada melakukan kesalahan seperti salah pin dan sebagainya.
Dengan penuh tanya saya akhirnya mendatangi cabang permata di graha mampang, disana saya dilayani oleh Mbak dewi, lalu karena hari Jum'at saya disuruh tunggu, atau disuruh kembali lagi nanti. Saya katakan, mbak, maaf.. Rumah saya ini jauh di kebun jeruk, saya sudah minta izin dari tempat saya bekerja utk mengurus hal ini, apa tidak ada cara lain? Apakah tidak bisa jika saya buka rekening satu lagi dan dana yang ada di rekening saya di transferkan ke rekening baru saya? Atau bagaimana? Lalu saya tanyakan juga, apa perlu kartu dan buku tabungan saya ditahan? Akhirnya dia memfoto copy kartu atm saya dan mengatakan nanti akan menghubungi saya jika sudah dapat menghubungi kantor pusat.
Sampai jam 4 sore yang saya tunggu tidak kunjung tiba, akhirnya saya menelepon ke kantor cabang Graha Mampang. Seorang petugas mengatakan kalau telah berusaha menghubungi saya dan tidak menyambung. Kemudian dikatakan kalau dari kantor pusat mengatakan kalau alamat saya tidak valid.
Apa lagi ini? Memang sejak awal membuka rekening saya sudah jelaskan kepada Bpk. Fachmy, bahwa alamat yang tertera di KTP sudah tidak merupakan tempat tinggal saya lagi, sebab sekarang saya dan ibu saya mengontrak rumah di Kebon Jeruk. Oleh karena itu pada saat mengisi form saya mengisi alamat Kebon Jeruk untuk keperluan surat menyurat, lalu dia katakan nomor telepon, juga tidak dapat dihubungi.
Bayangkan jika dalam keadaan terdesak, sakit, dan sebagainya, dimana kita membutuhkan kegiatan perbankan yang instant dan cepat, maka permata bank telah gagal dalam hal ini. Sampai saat ini uang saya masih di rekening Permata Bank.
Yongki Ryken
Jalan Masjid Al-Ihtihad No. 24, Kebun jeruk Jakarta Barat
van_ryken@yahoo.co.id
085882665823
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































