Komplain Billing Kartu Kredit Bank Mandiri

Suara Pembaca

Komplain Billing Kartu Kredit Bank Mandiri

- detikNews
Jumat, 18 Mar 2011 10:55 WIB
Komplain Billing Kartu Kredit Bank Mandiri
Keluhan
Saya pelanggan kartu kredit Mandiri sudah sejak beberapa tahun yang lalu. Selama ini saya merasakan kenyamanan yang cukup dalam penggunaan layanan kartu kredit ini. Sekitar bulan Januari 2011 saya mendapat telepon dari officer Kartu Kredit Mandiri yang salah satu pointnya menawarkan kenaikan limit.

Saya setuju untuk mengajukan kenaikan limit (upgrade). Saya mendapat info bahwa kartu saya akan berganti dari silver ke gold karena pengaruh kenaikan limit tersebut.

Pada bulan Februari 2011, saya belum mendapatkan kartu baru saya. Pada tanggal 4 Februari 2011 saya telah membayar sebahagian tagihan. Saya selalu membayar tagihan lebih awal, walaupun tagihan saya jatuh tempo setiap tanggal 27.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar tanggal 8 Februari 2011 saya mendapatkan kartu baru saya (gold). Dan setelah saya pastikan telah aktif, segera membuang kartu kredit lama (silver) saya.

Sekitar tanggal belasan Februari 2011 saya mendapatkan tagihan kartu kredit. Yang aneh saya mendapatkan 2 tagihan, untuk kartu kredit baru (gold) dan kartu kredit lama (silver). Saya awalnya menyangka hal ini terjadi karena masa transisi saja (karena kartu baru saya terima tanggal 8, sementara tagihan dicetak tanggal 7).

Pada tanggal 27 Februari 2011 saya membayarkan kekurangan tagihan saya ke nomor kartu kredit baru (gold) saya. Tanggal 17 Maret 2011 saya mendapat tagihan bulan Maret 2011. Masih dengan 2 tagihan. Saya lihat ternyata saya memiliki balance di kartu kredit lama (silver) dan terkena denda di kartu kredit baru (gold).

Saya coba klarifikasi ke call center dan berbicara dengan staf call center. Dijelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena masih terjadi pemisahan billing kartu lama (silver) dan kartu baru (gold). Dan menurut Call Center tersebut seharusnya saya membayar 2 tagihan tersebut secara terpisah. Call Center tidak bisa menjamin bahwa denda saya dihapuskan.

Saya kecewa luar biasa. Bagaimana mungkin Bank sebesar Bank Mandiri masih menggunakan sistem billing tradisional (usang) seperti ini?

Payahnya lagi Bank Mandiri tidak punya fasilitas untuk mengecek status tagihan (online) lewat internet. Sehingga menyebabkan saya sebagai pelanggan sulit untuk mengecek tagihan.

Saya berharap: Bank Mandiri bisa menghilangkan denda yang dikenakan kepada saya, Karena saya sudah melakukan pembayaran sebagaimana seharusnya. dan Bank Mandiri seharusnya sudah harus merubah sistem billingnya kepada sistem yang lebih maju.

Imam Suhadi
Jl. Japati No. 1 Bandung
prabajati@gmail.com
02270069956




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads