Keluhan
Saya sekeluarga sebenarnya sering menggunakan jasa taksi BLUE BIRD GROUP karena sudah terkenal dengan nama besarnya sebagai penyedia jasa transportasi yang profesional. Namun sangat disayangkan ada salah satu oknum supirnya yang bertindak sangat membahayakan pengguna jalan lainnya. Minggu tanggal 13 Maret 2011 18.45, saya sedang melintas di arteri permata hijau. Tepatnya di depan ITC permata hijau arah ke pondok indah. Kondisi lalin saat itu ramai lancar cenderung padat.
Saya berada pada jalur cepat di lajur tengah (sebelah kanan saya adalah jalur bus transjakarta) kecepatan saya saat itu adalah 40-50km/h. Didepan saya juga ada mobil dengan jarak kurang lebih 10-15 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian saya menekan klakson saya berkali-kali dan menyalakan lampu tinggi agar dia menepi karena saya merasa dirugikan. Namun taksi tersebut tidak menghiraukan saya.
Saya terus mengejar dibelakangnya, kemudian taksi tersebut mengambil jalur lambat di perempatan permata hijau dan saya masih mengikuti di belakangnya. Di jalur lambat tersebut seharusnya hanya diperbolehkan untuk berbelok ke kiri (ke arah Senanyan).
Tetapi taksi tersebut malah melanggar aturan yang kemudian berbelok ke kanan dengan cara memotong jalan untuk kembali ke jalur cepat yang mengarah ke Pondok Indah yang tentunya sangat amat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Akhirnya saya sebagai pengendara yang tertib berlalu lintas memutuskan tidak mengikutinya lagi. Karena saya anggap hal itu akan membahayakan pengguna jalan lainnya seperti yang dilakukan supir taksi BLUE BIRD GROUP tersebut.
Beruntung sebelum kehilangan jejaknya saya dapat memotret taksi tersebut. Yaitu taksi BLUE BIRD GROUP Biru Tua (Nomor Pintu ME 2052 & Plat Nomor B 1502 WTA).
Ricky Martinus
Permata Depok Sektor Kumala Blok e9 No.8 RT 4 RW 7
Kelurahan Pondok Jaya Kecamatan Pancoran Mas Depok Jawa Barat
ricky.martinus@gmail.com
02177215004
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































