Menanti Janji Refund dari Smart Telecom

Suara Pembaca

Menanti Janji Refund dari Smart Telecom

- detikNews
Senin, 14 Mar 2011 13:47 WIB
Menanti Janji Refund dari Smart Telecom
Keluhan
Saya adalah pengguna layanan internet dari PT.Smart Telecom dengan produknya Smart Evdo. Saya sudah menjadi penguna layanan ini lebih dari 1 tahun, saya mengambil paket platinum yang mendapat fasilitas download speed s/d 3.1 Mbps dan Upload s/d 384 Kbps dengan biaya Rp.140.000,-/bulan.

1 tahun Pertama saya menggunakan layanan ini boleh dibilang tidak terlalu ada masalah. Walaupun apa yang saya dapat tidak seperti yang dijanjikan.

Akan retapi di awal-awal Januari 2011 saya dikagetkan dengan munculnya tagihan Rp.415.000,- untuk pemakaian November 2010. Dan pemblokiran atas akses internet saya, yang mengatakan bahwa saldo saya tidak mencukupi untuk melakukan akses internet.

Ditengah tengah bulan Januari saya komplain ke galeri Smart di CITRA LAND dan jawaban yang saya dapat adalah : "Masa kontrak Bapak sudah habis, jadi secara otomatis system mentransfer paket saya dari paket platinum ke paket reguler."

Otomatis saya membantah, kontrak saya habis di bulan Agustus / September. Saya punya 2 modem Smart dengan waktu pembelian yang sama, kenapa modem 1 bisa pindah ke paket reguler sedangkan yang 1 lagi tetap di paket platinum? Akhirnya saya diarahkan ke galeri Smart di sabang.

Tanggal 26 Januari 2011 saya ke Galeri Smart Sabang. Disana saya bertemu customer service dengan inisial NJ, NJ menjelaskan bahwa tagihan atas pemakaian bulan November muncul sebesar Rp.415.000,- dikarenakan saya melakukan registrasi ke paket ultimate (1 tingkat lebih tinggi dari platinum) secara manual.

Paket tersebut dengan biaya Rp.275.000, maka total biaya adalah paket platinum Rp.140.000,- ditambah Rp.275.000,-. Sedangkan untuk pemblokiran akses internet disebabkan pemakaian bulan berjalan saya sudah mencapai Rp.500.000,-- (batas limit).

Kemudian saya jelaskan ke NJ seperti yang saya jelaskan ke customer service galeri Citra Land. Dan NJ mengatakan akan membantu saya menyelesaikan kurang lebih dalam 3 hari.

Setelah 5 hari belum mendapatkan kabar saya mencoba menghubungi NJ, tetapi tidak terhubung mungkin karena NJ terlalu sibuk. Dan akhirnya NJ menghubungi saya dan mengatakan bahwa : "komplain saya akan segera diselesaikan dengan cara merefund Rp.275.000,- atas pemakaian november karena saya telah melakukan pembayaran secara auto debet, sedangkan untuk tagihan Desember 2010, dari Rp.500.000,- akan dikoreksi sebesar Rp.360.000,- menjadi Rp.140.000,-"

Hal ini membuat saya sudah tenang, tetapi ternyata tidak, sampai bulan Feb 2011 saya melihat tagihan kartu kredit saya, dan disana tidak muncul refund sebesar Rp.275.000,-, maka saya mencoba menghubungi NJ kembali, dan NJ mengatakan bahwa : "Sudah OK tetapi membutuhkan Acc semua atasan"

Akan tetapi sampai hari ini tanggal 14 Maret 2011 pun tidak ada refund yang telah dijanjikan.

Selama bulan Jan s/d Feb saya mencoba komplain juga melalui jejaring sosial Facebook, dan customer service Smart dari facebook mengirimkan email dengan jawaban bahwa tidak dapat direfund karena menurut VALIDASI IT saya melakukan registrasi manual.

Apa menurut saudara-saudara ini menjawab komplain saya?, bukankan justru ini yang saya komplainkan? yang saya komplain adalah kenapa tagihan saya muncul RP.415.000,-, karena system menyatakan saya meregister secara manual, pertanyaan saya kenapa?  Kenapa saya yang tidak meregister tetapi system menyatakan demikian ?

Saya sudah lelah menyelesaikan komplain ini karena biaya yang saya keluarkan sudah melebihi dari Rp.275.000,-, maka sudahlah saya sumbangkan saja untuk PT. Smart Telecom, Dan Saran terakhir untuk PT. Smart telecom, cek system anda, dan lakukan sesuatu agar hal ini tidak terulang kembali. Terima Kasih, Danny.


Danny
Jl Srikaya Jakarta
danny_w_se@yahoo.com
085881812686




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait