Prusyariah Melakukan Autodebit Secara Sepihak

Suara Pembaca

Prusyariah Melakukan Autodebit Secara Sepihak

- detikNews
Rabu, 09 Mar 2011 09:01 WIB
Prusyariah Melakukan Autodebit Secara Sepihak
Keluhan
Pada Tanggal 8 Maret 2011 saya cek rekening Mandiri saya ternyata ada autodebit sebesar Rp 850.000,-. Saya curiga bahwa itu autodebit dari Prusyariah.

Langsung saya telepon no customer servis 02129958999. Saya tanya kenapa saya ditarik Rp. 850.000,-? Lalu customer servisnya mencari data dan mendapatkannya.

Pada tanggal 1 Desember 2010 ada setoran dari BCA sebesar Rp. 350.000,- ke polis saya. Lalu pada bulan berikutnya saya hanya di autodebit Rp. 150.000,- (bulan Januari 2011). Ketika bulan Maret 2011, saya diautodebit Rp.850.000,-.Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang membuat saya jengkel adalah mengapa prusyariah tidak mengecek bahwa ada setoran dari BCA sebesar Rp.350.000,-? Padahal secara perjanjian saya hanya mengizinkan untuk autodebit dari Mandiri saja.

Saya merasa dirugikan karena tidak ada pemberitahuan dari Prusyariah mengenai ada pemasukan dan penarikan. Terkesan seenaknya saja mengambil uang orang lain. Padahal satu kantor saya sudah percaya kepada prusyariah, kalau begitu saya akan merekomendasikan teman satu kantor jangan menggunakan layanan prusyariah. Karena saya merasa dirugikan.

Seharusnya ada petugas dari Prusyariah yang mengkonfirmasikan kalau ada penarikan supaya saya dapat mempersiapkan dananya. Kok bisa seenaknya saja?

Saya tidak merasa salah apa-apa ketika ada yang masuk Rp. 350.000. Tapi harusnya dikonfirmasi jika ada penarikan lebih dari perjanjian polis (Rp. 500.000). Sistemnya bagaimana?

Irwan Hariyanto
Jl. Khair No. 17 B Ragunan Jakarta Selatan
irwanhariyanto@gmail.com
081932543967




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait