Kartu Kredit BNI Kembali Mengecewakan

Suara Pembaca

Kartu Kredit BNI Kembali Mengecewakan

- detikNews
Selasa, 08 Mar 2011 09:20 WIB
Kartu Kredit BNI Kembali Mengecewakan
Keluhan
Saya pemegang dua kartu kredit BNI, satu kartu Visa, satu lagi Master Card. Namun yang saya rasakan pelayanan BNI terhadap kedua kartu itu sangat mengecewakan.

Untuk yang kartu kredit BNI Visa, pada tanggal 19 Januari 2011, saya menggunakan kartu kredit BNI saya untuk belanja. Total belanja saya sebesar Rp. 1.693.931. Berharap tidak dikenai bunga karena belum jatuh tempo, saya mencoba membayarnya via ATM pada tanggal 12 Februari 2011.

Namun betapa terkejutnya saya, karena di layar ATM tertulis bahwa saya harus membayar tagihan kartu kredit sebesar Rp. 1.699.931. Artinya ada selisih uang Rp. 6000 yang harus saya bayar. Setelah muncul tagihan di rumah saya, ternyata Rp. 6000 itu untuk pelunasan bea matarai. Aneh, padahal bulan sebelumnya tidak ada tagihan untuk pelunasan bea matarai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengapa saya harus membayar pelunasan bea matarai? Untuk apa pula saya harus membayar bea matarai? Selama ini pihak BNI tidak pernah menginformasikan kepada saya sebelumnya. Apakah ini cara BNI untuk mengambil uang dari konsumen kartu kreditnya?

Untuk yang kartu kredit BNI Master Card, saya menerima kartu BNI Master Card pada bulan Januari 2011. Jatuh tempo untuk tahun pertama kartu saya Februari 2012. Pada waktu itu dijanjikan bahwa akan gratis untuk biaya iuran kartu pada tahun pertama asalkan melakukan transaksi sebelum satu tahun dengan nominal berapapun.

Namun anehnya, pada bulan Februari 2011 ini muncul tagihan dari BNI untuk melunasi iuran tahunan kartu kredit saya tersebut. Saya tidak tahu apakah marketing kartu kredit BNI atau justru pihak BNI nya yang berbohong dengan promosi iuran gratis untuk tahun pertama dari kartu kredit tersebut? Yang jelas saya sebagai pemegang kartu kredit merasa dibohongi dan sangat kecewa dengan kondisi ini.

Adalah sah-sah saja bila pihak BNI ingin memaksimalkan keuntungan dari penerbitan kartu kreditnya. Namun sangat tidak fair bila upaya BNI memaksimalkan keuntungan itu mengabaikan hak-hak konsumennya.

Lena Herliana
Komplek Paspampres, Jl. Anggrek 12 Kota Batu, Bogor
lenaherliana@gmail.com
08158856062




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads