Tagihan Listrik PLN yang Tidak Jelas dan Merugikan

Suara Pembaca

Tagihan Listrik PLN yang Tidak Jelas dan Merugikan

- detikNews
Jumat, 04 Mar 2011 09:15 WIB
Tagihan Listrik PLN yang Tidak Jelas dan Merugikan
Keluhan
Saya tinggal di rumah kontrakan di daerah Kelapa Dua,luas bangunan +/- 40m2, dengan daya VA 1300. Semenjak saya pindah bulan Agustus 2010, tagihan listrik rumah ini tidak pernah stabil.

Bulan September - Oktober tidal lebih dari Rp.100.000, lalu tiba-tiba pada bulan November melonjak menjadi Rp.470.995. Saya kaget kenapa melonjak dengan sangat tinggi, padahal kondisinya dirumah tersebut siang hari kami tinggal utk bekerja dan tidak ada aktifitas sama sekali.

Saya lalu mengadukan hal tsb kepada PLN terdekat di rumah saya. Pada saat itu petugas PLN, melayani saya dengan sedikit emosi, mereka tetap berpatokan pada meteran LWBP pemakaian Saya. Saya tetap bersikukuh ada kesalahan pada meteran listrik di rumah saya dan saya minta untuk kunjungan teknisi PLN dan mengecek apa ada yg janggal dengan meteran tsb.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhirnya saya tetap membayar tagihan yang Rp.470.995 (dibayar 28/11/10). Bulan Desember tagihan listrik saya turun menjadi Rp.227.955. Sampai pada akhirnya pada tanggal 30 Desember 2010, ada petugas dari PLN yang datang ke rumah saya untuk mengganti meteran yang ada dirumah saya.

Setelah saya tanya kenapa harus diganti, beliau menyampaikan kalau selama ini meteran saya berputar terlalu cepat, jadi diganti yang baru. Saya pun membiarkannya mengganti karena saya sedang dikantor dan dirumah hanya ada mertua saya.

Dan saya berfikir mungkin dengan digantinya meteran tsb tagihan listrik saya akan stabil dan normal. Bulan Januari Rp.220.630 (dibayar 26/1/11). Pada bulan ini, saya kedatangan lagi 2 orang petugas PLN, kebetulan saya sedang ada di rumah tapi karena pada saat itu saya sedang masak di dapur saya tidak terlalu memperhatikan.

Saya tanya keperluannya apa, katanya mereka mau menyegel meteran saya. Cukup lama mereka ada di rumah saya, saya tidak ada kecurigaan apapun pada saat itu. Pada saat mereka datang kebetulan juga ada yang punya kontrakan melihat mereka datang kerumah saya.

Bulan Februari Tagihan listrik Rp.228.765 (dibayar 24/2/11) masih dalam tahap wajar bagi saya. Lalu barulah bulan Maret ini saya cek tagihan listrik saya, alangkah kagetnya saya ternyata tagihan listrik saya Rp. 1.018.500, pelonjakannya tidak masuk diakal.

Memang semenjak Februari saya tidak bekerja dan ada dirumah, tapi bukan berarti naik sampai 5 kali lipat begitu dong. Ini berarti sudah yang kedua kali tagihan melonjak drastis. Padahal meteran sudah diganti di Desember.

tagihan saya setelah itu Januari - Februari normal-normal saja, lalu kenapa yang bulan ini sangat mahal. Saya cek ke tetangga saya, mereka rata-rata bayar Rp.250.000, kenapa hanya saya saja yang  mahal.

Padahal siang hari saya hanya menyalakan kipas angin, AC hanya pada malam hari, sedangkan tetangga saya Siang hari pun mereka kadang menyalakan AC tapi kenapa jadi saya yang bayar listrik mahal? Apakah ada yang nyolong listrik saya ? Jadi curiga seperti itu.

Saya cek kerumah orang tua saya, rumah mereka lebih besar dan selalu ada aktifitas dari pagi sampai malam, tapi tagihannya hanya Rp.215.000. Sepertinya memang tagihan saya Bulan Maret ini sangat tidak masuk diakal.

Saya mohon kepada PLN untuk memeriksa aliran listrik disekitar rumah kontrakan saya. Dan kalau kami mengadu ke PLN tolong dong diperlakukan dengan baik. Dan saya minta penjelasan mengenai masalah ini. Karena saya sangat merasa dirugikan. Belum lagi seringnya mati lampu. Tolong lah diperbaiki kinerjanya, jangan hanya bisa menaikan harga tarif listrik.

Siti Nurmala
Jl.H.Domang No.15 (Dalam) Kelapa Dua
Kebon Jeruk Jakarta Barat
chubbies.mala@gmail.com




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait