Keluhan
Keponakan Ibu saya, Sinta Harini Lestari pemegang kartu kredit HSBC (saya tidak tahu nomernya) tidak membayar kartu kreditnya selama beberapa bulan. Dan ternyata yang dicantumkan sebagai saudara yang dapat dihubungi pada keadaan darurat adalah Ibu saya. Oleh karena itu, Ibu saya telah diteror oleh debt collector HSBC dalam beberapa bulan belakangan ini. Dan jika menagih amat sangat kasar, Ibu saya dikata-katai. Dibilang tidak bertanggung jawab. Padahal siapa yang hutang siapa yang suruh tanggung jawab?
Ibu saya sudah berulang kali mengatakan: Pertama, kita jarang berhubungan dengan keponakan tersebut. Kedua, tidak tahu sama sekali jika namanya dicantumkan. Ketiga, untuk tidak menagih ke Ibu saya lagi karena itu sama sekali bukan urusan/tanggung jawab Ibu saya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya pagi ini tanggal 17 Feb 2011 menghubungi HSBC call centre dan diminta data nomer kartu kreditnya, kalau tidak ada nomer kartu kredit, complain tidak bisa diterima. Jangankan nomer kartu kredit, alamat rumahnya saja kita tidak tahu.
Mohon dapat difollow up oleh HSBC secepatnya.
M.F. Dwi Hastuti
Jl. Dasa IV No. 38 Jakarta
maria.fransisca@yahoo.com
62818190477
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































