Kekerasan dengan Alasan Agama

Suara Pembaca

Kekerasan dengan Alasan Agama

- detikNews
Sabtu, 12 Feb 2011 10:49 WIB
Kekerasan dengan Alasan Agama
Keluhan
Siang itu, 6 Februari 2011, sebuah pesan singkat masuk melalui blackberry messenger (BBM). Pesan yang cukup membuatku sontak merasa marah dan sedih. Tuhan, apalagi ini?

Ya, pesan itu mengabarkan bahwa telah terjadi (lagi) penyerangan terhadap saudara-saudari kami Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Cikeusik, Pandeglang. Tiga orang bahkan dinyatakan tewas karena amukan massa yang berbondong-bondong merusak dan menganiaya mereka tanpa ampun.

Lagi-lagi kekerasan yang mengatasnamakan agama!! Kenapa kekerasan menjadi suatu kewajaran yang parahnya membudaya dan mentradisi? Kenapa banyak manusia yang bertingkah laku sebagai 'polisi moral' namun bertindak amoral? Kenapa manusia yang katanya beragama namun bertingkah laku lebih buas daripada predator?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Itukah yang diajarkan agama? Bukankah, agama berarti 'tidak kacau'? Tapi mengapa kini agama justru menjadi atribut kekerasan? Ataukah agama kini telah disfungsi? Inikah potret buram sebuah agama?

Ketika takbir "Allahu Akbar" dikumandangkan untuk mengiringi 3 korban tewas meregang nyawa. Adakah Dia mengajarkan umat-Nya untuk merenggut nyawa? Ampunilah mereka ya, Tuhan, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan.

Lupakah Tuhan untuk memberikan hati ketika mereka ditempatkan pada rahim ibu mereka? Salahkah Tuhan? Tidak, sama sekali tidak!!

Ataukah kini telah muncul banyak 'penyandang cacat' yang terlahir tanpa memiliki hati dan akal yang sehat? Mereka yang terlahir tanpa hati dan akal sehat ini bahkan mampu membuat para penegak hukum terdiam dan terpaku tanpa mampu melakukan apa-apa.

Mungkin mereka merasa telah menang, tapi sesungguhnya perjuangan kami belum berakhir, wahai kawan! Dengan segenap kekuatan dan semangat kami akan terus memperjuangkan setiap hak yang ditindas. Karena kami percaya bahwa Berbeda itu Indah. Dan semangat ke-bhineka-an akan terus mengalir dalam darah kami.

Segenap doa, air mata, dan semangat untuk saudara-saudariku korban kekerasan yang mengatasnamakan agama. Ketahuilah, Tuhan tidak tidur, kawan!


Equivalent
Jl. Cempaka Putih Barat XXI No. 34, Jakarta Pusat
just_alent@yahoo.com
081807859887




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads