Keluhan
Mungkin hal ini aneh terjadi pada toko penjual barang di seluruh dunia. Sebenarnya saya tidak bermaksud membuat komplain akan tetapi karena tidak di tangani dengan cepat dan baik, mungkin dengan cara ini Global Teleshop bisa menanganinya dengan baik sebelum kasus ini bisa berlanjut.Pada tanggal 18 Januari 2011 setelah ajakan teman untuk membeli Samsung Galaxy Tab di Global Teleshop. Akhirnya saya membelinya di Global Teleshop di Plaza Indonesia.
Disana di layani oleh seorang lelaki dan perempuan, sepertinya tidak terlihat proffesional tapi yah sudah lah. Untuk melalukan pembayaran pertama saya menggunakan kartu kredit saya dari Bank ANZ, dia berkata kartu tidak bisa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanggal 8 Februari 2011, Saya harus membayar kartu kredit saya. Saya melihat jumlah total tagihan kartu kredit ANZ saya dan langsung saya membayar full tagihan tersebut. Akan tetapi ditagihan tersebut saya melihat ada 2 tagihan dari Global Teleshop bernilai total Rp. 13,998,000.- Saya curiga kenapa jadi double.
Akhirnya saya menelpon ke Global Teleshop Plaza Indonesia dan setelah di cek, ternyata data di Global Teleshop pembayaran melakukan Kartu Standard Chartered. Saya langsung menelepon Standard Chartered Bank untuk melakukan konfirmasi.
Di Standard Chartered Bank diketahui bahwa kartu kredit saya terdebet 3 kali oleh Global teleshop dengan total keseluruhan Rp. 20,997,000.-.
Jadi untuk pembelian Samsung Galaxy Tab dengan harga Rp. 6,999,000.- di Global Teleshop sebesar Rp. 34,995,000, karen dilakukan di gesek 5 kali kartu kredit saya (2 Kali di ANZ dan 3 kali Standard Chartered Bank) .
Saya masih sabar dan tetap memberitahu Petugas dari Global Teleshop Plaza Indonesia untuk di proses penyelesaiannya secepatnya. Saya juga menelpon kantor pusat Global Teleshop untuk membantu menyelesaikan kasus ini secepatnya.
2 hari berselang tepatnya hari ini (10/02/11) saya menelpon kembali Petugas dari Global Teleshop Plaza Indonesia, akan tetapi jawabannya belum ada konfirmasi dari bank-bank tersebut.
Mengapa harus ke bank lagi karena pedebetan 5 kali itu sudah berhasil dan uang sejumlah Rp 34,995,000 sudah ada di rekening Global Teleshop? Saya melihat masalah ini tidak di selesaikan secara profesional oleh Global Teleshop.
Sekarang saya bingung, uang saya sejumlah Rp. 27,996,000.- yang di debet dari kartu kredit saya tanpa persetujuan saya (tindak pencurian) bagaimana bisa di kembalikan. Karena saya sudah membayar tagihan kartu kredit saya tersebut.
Mohamad Yusof
Kawasan Industri Jababeka,
Jl. Jababeka IV E Blok V 78 K, Jababeka Cikarang
mhd.yusof@gmail.com
+622185918675
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































