Keluhan
Hari Selasa, 1 Februari 2011 setelah shalat maghrib dan sambil menunggu kereta, saya makan malam di Stasiun Pasar Senen Jakarta. Saya makan nasi rames di sebuah kios yang terletak di samping ruang Pengawas Urusan Kereta (nama kios tidak tercantum di tembok luar seperti halnya kios yang lainnya).Saat akan membayar, saya sangat terkejut ketika pelayan langsung menyebut angka yang sangat "fantastis" untuk sebuah menu makan di kios makan kecil seperti itu. Menu "ala kadarnya" dan sebuah air mineral gelas dihargai Rp 21.000,- (jauh lebih mahal disbanding jika kita makan di restoran cepat saji manapun juga).
Ketika saya komplain, ternyata pelayan kios hanya berucap "memang makan di sini mahal pak, saya cuma pelayan saja, bosnya itu yang lagi duduk di depan kios".
Ternyata pengunjung lain pun mendapatkan perlakuan yang sama seperti saya. Apa pun menunya, sepertinya sudah dipatok harga Rp 20.000,- untuk sekali makan (di luar harga minuman). Pengunjung lain pun banyak yang menggerutu karena merasa "ditodong" oleh pelayan kios makan tsb.
Mohon perhatian kepada Kepala Stasiun Pasar Senen untuk menertibkan pemilik kios seperti itu, sehingga para pengunjung stasiun, baik calon penumpang kereta maupun pengantar yang akan makan di kios tsb mendapatkan harga yang pantas dengan menu yang disajikan.
Akan lebih baik jika setiap kios diwajibkan mempunyai daftar harga setiap makanan yang dijualnya, sehingga pengunjung tidak merasa "dipalak" oleh pemilik kios.
Terima kasih atas dimuatnya surat saya ini di Detik.com
Ade Maulana
RT 01 RW 03 No. 18 Neroktog Pinang - Tangerang
amaulana@yahoo.com
08128040832
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































