Keluhan
Hari Minggu tanggal 6 Februari, saya bersama istri hendak pulang ke Jakarta dari Bandung dengan menggunakan shuttle Cipaganti jurusan Pancoran. Reservasi dilakukan pada saat saya berangkat dari pool di Pancoran Jl. Soepomo no.50 dengan asumsi agar tidak repot waktu hendak pulang ke Jakarta nanti. Pembayaran untuk tiket pulang dilakukan di kantor Jl. Cipaganti Nomor. 84Β sebesar Rp. 70.000/orang pada jam 3 sore untuk keberangkatan jam 5 sore dengan nomor kursi 2 dan 3. Ketika kami hendak berangkat dari tempat pemberangkatan, kami diminta untuk naik ke bis dimana yang sudah banyak orang di dalamnya dan saya harus duduk terpisah dengan istri.
Saya berinisiatif untuk bertanya kepada petugas counter, mengapa tidak ada pemberitahuan dari pihak Cipaganti Shuttle tentang digantinya kendaraan dari jenis minibus (9 seat) menjadi mikro bus (25 seat), dengan enteng petugas menjawab bahwa dikarenakan permintaan yang meningkat, maka kendaraan diganti secara sepihak oleh Koordinator.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui kejadian ini pula kami tau bahwa tiket untuk mikro bus (25 seat) adalah Rp. 60.000/orang. Mungkin bukan cuma kami yang membayar lebih untuk tiket ke Jakarta yang seharusnya cuma Rp. 60.000/orang, bisa dibayangkan dalam 1 hari.
Berapa keuntungan yang bisa di dapat oleh pihak Cipaganti shuttle. Saya tau pasti keuntungan yang di dapat seperti ini tidak akan menjadi berkah, lebih baik utamakan keselamatan penumpang jadi taruhan nya.
Joe
Jl. Tebet Barat Raya D117 Jakarta
julius.saputra@yahoo.com
085888230816
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































