Tagihan Kartu Kredit HSBC yang Menyesatkan

Suara Pembaca

Tagihan Kartu Kredit HSBC yang Menyesatkan

- detikNews
Sabtu, 05 Feb 2011 09:21 WIB
Tagihan Kartu Kredit HSBC yang Menyesatkan
Keluhan
Saya pemegang kartu kredit (KK) HSBC kira-kira sejak 2005 dengan 4 digit belakang 1160. Selama ini saya jarang menggunakan kartu ini tetapi selalu membayar iuran tahunannya Rp 150 ribu karena takut membutuhkan dana tiba-tiba.

Pertengahan Desember 2010, saya menerima iuran tahunan seperti sebelumnya dengan jatuh tempo Januari 2011. Bagian belakang tagihan menjelaskan biaya-biaya yang akan dikenakan apabila saya melakukan pembayaran melalui ATM dibeberapa bank lainnya. Dituliskan juga pembayaran melalui Bank HSBC sendiri adalah gratis.

Pada 13 Januari 2011 pukul 12 siang, saya pergi ke HSBC cabang Pluit dengan maksud untuk melunasinya. Saya disambut oleh Satpam dan Teller dengan ramah, kemudian saya memberikan uang sebesar Rp. 150 ribu beserta slip pembayarannya kepada teller tsb.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah transaksi selesai dan teller mengembalikan salinan slip tsb, insting marketing Teller itu muncul dan bertanya apakah saya sudah mempunyai rekening tabungan di HSBC? Saya jawab belum.

Lalu dia menyarankan agar saya membuat saja sekarang, agar tidak terkena biaya pembayaran kartu kredit sebesar Rp. 35 ribu dilain kali. Saya terkejut mendengarnya, ternyata walaupun saya rela berangkat dari rumah yang jauh dibawah terik matahari dengan harapan dapat menghemat biaya pembayaran tagihan karena saya kira gratis.

Saya kemudian berbalik bertanya mengapa ada biaya Rp. 35 ribu, padahal pembayaran dilakukan di cabang HSBC sendiri? Ini jelas jauh lebih mahal daripada melakukan pembayaran melalui bank-bank lain yang berkisaran 5-7 ribu rupiah.

Terutama pada Bagian belakang lembar tagihan HSBC sendiri tertera gratis tanpa menyebutkan sama sekali mengenai biaya Rp. 35 ribu. Saya keberatan dan menjelaskan kepada teller itu dengan menunjukkan bukti yang tertera, tetapi teller itu hanya mengatakan memang biaya pembayaran di counter HSBC sebesar itu.

Saya kemudian meminta agar transaksi saya dibatalkan saja. Teller mengatakan transaksi yang sudah dilakukan tidak bisa dibatalkan. Saya bersikeras untuk bertemu dengan supervisor disana.

Mengapa saya tidak diberitahukan sebelum transaksi dilakukan? Dan konyolnya adalah tagihan hanya RP. 150 ribu tetapi ongkos pembayaran Rp. 35 ribu. Berarti hampir 25%.

Teller kemudian masuk ke sebuah ruangan dimana asumsi saya menemui manajernya. Sekitar 10 menit menunggu di counter, teller keluar dan mengatakan Manajernya bilang transaksi tetap tidak bisa dibatalkan, walaupun bisa biaya pembayaran tetap akan dikenakan.

Apa?!! Hati saya kesal mendengarnya. Ditambah lagi dengan manajer bank itu yang sama sekali tidak mau keluar menemui saya. Apakah saya sebagai pelanggan tidak dihargai?

Saya lalu pulang karena lelah berdebat dan berjanji ini akan menjadi tahun terakhir saya menggunakan jasa HSBC. Saya harap pihak HSBC sebagai salah satu bank yang mempunyai reputasi dapat memecahkan masalah ini agar tidak kehilangan pelanggan setianya satu-persatu.

Kekesalan bertambah ketika pergi ke suatu mall di Kelapa Gading saya melihat promosi KK HSBC yang membebaskan iuran tahunan kepada pelanggan baru. Ternyata ini cara HSBC memperlakukan pelangan-pelanggan lamanya.


Alias Andy
Villa Taman Bandara B1 No. 21 Tangerang
andy.alias@yahoo.co.uk
08978547267




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads