Keluhan
Pada tanggal 6 Januari 2010 saya mencoba membeli tiket Garuda online melalui website Garuda. Saya bermaksud pergi dari Singapore ke Jakarta, tanggal 14 Januari 2010. Sampai pada tahap pemasukan nomor credit card atau payment, selalu error. Tiket pun tidak pernah terkirim ke email saya. Setelah 4 kali mencoba dan selalu gagal, akhirnya saya memutuskan membeli tiket maskapai penerbangan lain dan tentu saja maskapai tersebut. Pembelian pun mudah, tidak menyebalkan, dan tidak memakan waktu lama untuk berhasil.
Akan tetapi alangkah kagetnya saya waktu saya menerima billing tagihan credit card saya, Garuda membebani credit card saya sebanyak 4 kali. Masing masing sebesar Rp.650,000 per transaksi, jadi total sekitar Rp. 2,500,000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayangkan segala kesulitan yang saya alami hanya karena kesalahan mereka! Mereka malah dengan entengnya bilang, waktu itu website error dan uang akan dikembalikan.
Buktinya sampai saat ini, sudah 5 hari mereka tidak melakukan apapun. Saya tidak tahu, apa yang harus saya lakukan lagi. Mereka minta saya kirim email tanpa memberikan alamat emailnya! Aneh sekali. Betapa mudah mereka membebani credit card saya atau mengambil uang saya sedangkan mengembalikannya sangat sulit.
Saat ini, credit card tersebut sudah jatuh tempo dan saya harus membayar tiket yang tidak pernah saya beli! Sungguh menyebalkan. Apakah ini cara Garuda memuaskan customer dan menjalankan bisnisnya?
Ivone
Jl Setraduta Cemara K5-3 Bandung
ivoneherman@yahoo.com
08157109302
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































