Keluhan
Saya adalah pengguna Telkomsel. Tepatnya layanan BlackBerry Internet Services (BIS). Di sini saya ingin berbagi pengalaman saya yang baru terjadi. Kronologisnya seperti ini:Gangguan masalah ketidakstabilan jaringan GPRS dan access internet BIS memang sudah sering saya alami. Namun, ini adalah yang terparah.
a. Hari Minggu, 12 Desember malam hari saya hubungi Telkomsel karena saya mengalami gangguan gprs dan tidak bisakses (browsing), BBM yang pending, kalau pun bisa akses kecepatan akses di bawah 1 Kb/s. Saya dilayani oleh Intan (Call Centre). Saya jelaskan kepadanya permasalahan saya. Dia menjanjikan kepada saya akan dibuatkan laporan terkait permasalahan saya ini dan saya akan dihubungi pihak Telkomsel dalam waktu 1 x 24 jam terkait permasalahan saya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
c. Hari Rabu kondisi BB saya normal.
d. Kamis pagi, 16 Desember saya dikagetkan dengan ketidakmampuan BB saya untuk browsing, BBM, dan akses aplikasi lainnya. Sinyak di BB menunjukan tulisan gprs/ edge dengan huruf kecil. Lalu saya hubungi Call Centre lagi (kira-kira pukul 08.00), dilayani oleh Dede. Dede meminta saya merestart BB saya. Saya lakukan hasil tetap sama. Saya telepon lagi (kira-kira pukul 11 atau 12 siang), dibantu oleh Vera. Vera menyarankan saya untuk setting manual dan register ulang di RIM. Saya lakukan hasil tidak bisa. Akhirnya saya minta dibantu langsung oleh team leadernya. Setelah berdebat panjang saya dibantu team leader Ahmad. Namun, tiba-tiba telepon terputus tanpa sebab.
Langsung saya telpon lagi dan dibantu oleh Nindi. Oleh Nindi saya tidak diperkenankan bicara lagi dengan Ahmad dengan alasan Ahmad sedang mobile dan prosedur. Akhirnya dia mengatakan: saya akan dihubungi oleh Ahmad beberapa saat lagi. Setelah saya tunggu kira-kira pukul 15.30 saya telepon lagi yang dibantu oleh agent lain (saya lupa namanya). Dia mengatakan bahwa Ahmad menuliskan laporan kalau dia sudah hubungi saya. Padahal, jelas-jelas dari pukul 12.30 - 15.30 tidak ada telepon dari pihak Telkomsel sama sekali.
Lalu saya dijanjikan lagi akan dihubungi 15 menit kemudian (saat itu pukul 16.09). Pukul 16.40 saya telepon lagi. Saya bertanya mengapa sudah lewat 15 menit tidak ada yang menghubungi saya dan dikatakan alasannya Ahmad sudah off.Β
Di situ saya semakin kesal. Saya minta sama agent yang melayani saya untuk disambungkan ke team leader lain. Setelah debat panjang dan menunggu lebih dari 30 menit saya disambungkan kepada Kondang (team leader). Kondang akhirnya menyatakan bahwa: kesalahan ada di pihak Telkomsel, dimana di sistem mereka layanan BB saya di-off-kan, padahal saya tidak pernah meminta penghentian layanan.
Kondang meminta saya membatalkan secara resmi layanan BB saya lalu melakukan registrasi ulang dan menjanjikan bahwa pulsa saya akan ditransfer atau dikembalikan maksimal 3 x 24 jam. Akhirnya saya coba lakukan saran Kondang tapi sampai saya mengetik surat ini saya tidak bisa melakukan pembatalan layanan dengan alasan sistem sibuk. Sampai status saya adalah network out of order.
Saya kecewa sekali dengan pelayanan Telkomsel. Memalukan. Provider sekelas Telkomsel bisa-bisanya melakukan kesalahan seperti itu. Terlebih bukannya pihak mereka yang memberikan notifikasi terkait hal ini. Mungkin kalau saya tidak komplain mereka tidak akan meminta maaf kepada saya. Yang saya sesalkan juga adalah sikap dan perilaku agent bahkan team leader contact centre Telkomsel yang telah membohongi saya.
Kepada pihak Telkomsel sampai saat ini BB saya masih error. Saya berharap segera menindaklanjuti. Kalau memang tidak bisa melayani secara profesional harap revisi jargon iklan Telkomsel karena ternyata tidak sesuai dengan yang diiklankan.
Terima kasih atas perhatiannya.
Deni
Jl Alur Laut No 1 Rawa Badak selatan
Semper Jakarta Utara
eyang_rahman@yahoo.com
08131072274
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































