Keluhan
Dua tahun lalu, tepatnya bulan Juni 2008, kami membeli sebuah rumah di Kalibata langsung dari pemilik pertama yang bernama Ny Fisianty Hararap. Rumah tersebut baru mulai kami tempati pada bulan Pebruari 2010 setelah selesai kami renovasi mulai Agustus 2009.Sejak awal kami menempati rumah tersebut beberapa agen penagihan dari ABN AMRO beberapa kali datang ke rumah kami mencari keberadaan seseorang dengan nama Ny Endang yang sama sekali kami tidak kenal. Mereka berkali-kali datang dan menelepon dengan nada yang kurang simpatik. Seakan kami adalah orang yang memiliki hutang pada mereka dan tidak mampu bayar.
Pernah sekali kami laporkan ke petugas keamanan. Tetapi, hanya berhenti beberapa minggu. Setelah itu mereka mulai lagi menelepon dan datang ke rumah kami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pembicaraan dengan Staf ABN AMRO tersebut kami memutuskan untuk menulis surat pembaca ini dan mengirim email ke Bank Indonesia serta ABN AMRO Singapura agar ada perhatian dari pihak ABN AMRO. Kami juga melihat adanya kelemahan sistem survei dan analisa kredit ABN AMRO yang memungkinkan seseorang tidak bertempat tinggal di sebuah alamat entah bagaimana caranya bisa mendapatkan fasilitas kredit ABN AMRO.
Fajrie R Aradea
Jl Semangka, Jakarta
fajrie.aradea@gmail.com
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































