Keluhan
Tanggal 11 November 2010 jam 19:24 saya melakukan penarikan uang melalui ATM Permata di PB Ciputat sebesar Rp 400,000. Tetapi, uang yang keluar hanya Rp 300,000. Padahal, di saldo berkurang Rp 400,000 dan di bukti transaksi juga sukses dengan jumlah penarikan Rp 400,000. Esok harinya saya melakukan pelaporan melalui Permatatel. Karena proses dari Permatatel meminta untuk membuat surat pernyataan tulis tangan baru malam hari surat komplain tersebut saya faksimili ke Permatatel.
Beberapa hari kemudian saya mendapat konfirmasi dari pihak Permatatel bahwa transaksi yang saya lakukan sukses. Hal itu dapat diketahui dari bukti transaksi. Saya diminta untuk ke Bank Permata tempat saya membuka rekening untuk mendapatkan buktinya.
Ketika saya konfirmasi ke cabang saya buka rekening bukti apa yang akan saya dapatkan dari cabang saya buka rekening mengatakan bahwa bukti transaksi yang akan saya dapatkan. Jika hanya bukti transaksi saya rasa saya tidak perlu harus datang ke cabang saya buka rekening. Karena, dari bukti transaksi dan transaksi di Permatanet (saya juga memiliki account permatanet) memang menunjukkan bahwa transaksi sukses.
Tetapi, yang menjadi permasalahan adalah pada kenyataannya uang yang saya terima dari mesin ATM kurang Rp 100,000. Hal ini yang sulit untuk saya terima.
Kemudian dari Cabang saya buka rekening menyarankan saya agar melakukan komplain lagi dengan datang ke cabang terdekat dengan mengisi form komplain. Atau melakukan komplain lagi ke Permatatel.
Buat saya sebenarnya hal ini tidak masuk akal sebab saya sudah melakukan komplain dan mendapat jawaban seperti di atas. Akan tetapi dari Cabang saya buka rekening mengatakan dengan melakukan komplain lagi mudah-mudahan komplain yang kedua saya didengar.
Saya pun mencoba melakukan komplain kedua dan beberapa hari kemudian dikonfirmasi lagi. Bahwa komplain saya jawabannya masih sama. Transaksi sukses dapat dilihat dari bukti transaksi hanya sebatas itu saja. Sedangkan kekurangan uang saya Rp 100,000 hilang begitu saja.
Padahal sebagian besar ATM Permata yang saya temui menggunakan pecahan Rp 100,000. Yang artinya jika kurang 1 lembar saja nasabahnya dirugikan dengan nominal yang jumlahnya cukup besar. Sekalipun ATM tersebut menggunakan pecahan berapa pun. Nasabah pasti tidak ada yang mau dirugikan dengan kurangnya jumlah nominal yang diterima.
Dari surat yang saya terima Bank Permata menyatakan penyesalan akan permasalahan ini. Tetapi, jika memang antara bank dan nasabah yang dibutuhkan adalah saling percaya maka seharusnya ada solusi untuk tiap permasalahan bukan hanya sekedar penyesalan. Apalagi jika sampai pihak nasabah yang dirugikan.
Restiyo Wibowo
Balimatraman RT 012 RW 05 No 35
Manggarai Selatan Tebet Jakarta Selatan
restiyow@yahoo.com
081808522892
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































