Keluhan
Pada hari Minggu malam (05 Desember 2010) kira-kira pk 19.15 saya berbelanja di Giant Kalibata untuk membeli beberapa keperluan termasuk susu Promise Gold. Ternyata sedang ada harga khusus untuk Promise Gold kaleng ukuran 900 gr yaitu Rp 152,xxx. Harga normal di price tag pada rak Rp 175,xxx. Selain itu juga diiming-imingi akan mendapat tas bila membeli 3 kaleng dan tidak berlaku kelipatan. Saya mengambil 6 kaleng (sesuai kebutuhan satu bulan) dan membayar di kasir.Setelah membayar saya cermati bahwa ternyata diskon hanya dikenakan untuk 4 kaleng susu saja. Kasir tidak dapat menjelaskan tetapi menyarankan saya ke Customer Service di area deposit. Saya bertanya kembali di area deposit yang ditanggapi dengan bingung dan tanpa jawaban yang jelas. Saya katakan bahwa tidak ada tertulis jumlah maksimal pembelian. Bahkan, saat SPG susu tersebut menyarankan saya untuk membeli lebih banyak dengan alasan sedang diskon. Namun, saya tolak karena kebutuhan saya hanya 6 (enam) kaleng per bulan.
Saya minta dipanggilkan SPG Promise Gold untuk menjelaskan karena mereka hanya saling bicara dan menyalahkan tanpa ada tindakan. SPG yang datang langsung diarahkan ke saya oleh para petugas area deposit tersebut dengan mengatakan, "eh.. eh.. sini. Nih, Ibunya komplain tuhh. Makanya kalau promosi yang jelas doong?"
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SPG yang kedua ini berinisiatif menyelesaikan masalah saya dengan mondar-mandir antara kasir dan area deposit. Kemudian sang SPG menghampiri saya dan menyatakan bahwa memang terjadi kesalahan. Namun, selisihnya tidak dapat dikembalikan dalam bentuk uang. Saya keberatan karena saya tidak membutuhkan hal lain. Sang SPG kembali ke area deposit dan berbicara dengan seorang petugas wanita yang kemudian saya tahu bernama Daryati.Β
Saya mendekat ke area deposit dan Sdri Daryati langsung berkata, "jadi Ibu mau mengembalikan 2 kaleng yang sudah dibeli?" Segera saya menjawab, "tidak". Kemudian Sdri Daryati langsung menyodorkan kertas yang baru diambilnya dari printer untuk saya tandatangani 'tanpa' menjelaskan apa isinya. Saat saya tanyakan, "apa ini", Sdri Daryati dengan judesnya langsung menjawab, "udah Bu, tanda tangan saja, ini mau kita urusin".
Saya yang tadinya lebih banyak diam langsung menjawab ucapan kasarnya dengan mengatakan, "saya tanda tangan untuk apa?" dalam nada tinggi. Tanpa menjawab Daryati menyodorkan kertas tersebut ke seorang pria berseragam Giant sambil mengatakan, "nih Mas, orangnya ga mau tanda tangan".
Namun, kemudian dia sendiri yang membubuhkan paraf pada kolom tempat saya diminta menandatangani dengan sikap kasar, raut wajah yang tidak senang, dan tatapan serta nada suara sinis sambil mengomel-ngomel. Padahal, saya 'masih' berdiri di depannya. Kemudian SPG susu mengambil kertas tersebut dan beranjak untuk segera kembali lagi dengan memberikan selisih uang secara tunai kepada saya. Saya segera mengirimkan SMS ke layanan pelanggan dengan nomor 08119844628 dan tidak ada tanggapan sampai dengan surat ini saya buat.
Saya tidak akan pernah membubuhi tanda tangan tanpa saya tahu untuk apa. Tidak ada susahnya pula untuk seorang yang mengaku Customer Service untuk menjelaskan mengapa saya harus membubuhkan tanda tangan di kertas tersebut. Giant perlu mengajarkan kepada seluruh karyawan yang selalu berhadapan langsung dengan pelanggan untuk menghargai pelanggan dan mengerti arti kata 'service' dalam pekerjaannya sehari-hari. Sungguh menyebalkan dan memalukan kejadian tersebut.
Nelly Mathias
Jl Jembatan Tiga No 36 Jakarta Utara
nelly.t.mathias@gmail.com
08569892250
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































