Malu Menggunakan Kartu Kredit BRI

Suara Pembaca

Malu Menggunakan Kartu Kredit BRI

- detikNews
Sabtu, 27 Nov 2010 10:00 WIB
Malu Menggunakan Kartu Kredit BRI
Keluhan
Saya memiliki kartu kredit BRI atas nama Wijaya yang sudah saya pergunakan sejak satu tahun yang lalu. Saya cukup senang dengan pelayanan yang diberikan hingga pertengahan bulan November 2010. Masalah muncul ketika kartu kredit tambahan atas nama istri saya tidak dapat dilakukan autodebit oleh pihak asuransi Manulife.

Asuransi Manulife akan mendebit uang premi sebesar 1,4 juta (hampir mendekati 1,5 juta). Ternyata transaksi ditolak oleh Bank BRI. Saya segera menelepon Bank BRI dan diberitahukan bahwa tidak ada masalah dan masih ada sisa saldo yang dapat dipergunakan.

Saya segera informasikan kepada Manulife dan minta mereka untuk mendebit ulang. Ternyata pendebitan tidak berhasil dan saya kembali menelepon BRI. Jawabannya bahwa pihak BRI menolak transaksi tersebut karena merupakan transaksi yang berulang dan dikarenakan tidak ada konfirmasi dari pemegang kartu yang ditakutkan hacker sedang berusaha membobol kartu saya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya menerima baik jawaban ini dan meminta dibuatkan laporan (nomor laporan 1497412). Bahwa terdapat kegagalan pendebitan dan meminta Bank BRI untuk memberikan otorisasi bilamana terdapat transaksi yang sama. Pihak BRI mengatakan agar saya meminta Manulife mendebit ulang dan transaksi ini akan menjadi prioritas untuk diperhatikan.

Puas dengan jawaban tersebut saya meminta Manulife untuk mendebit kembali. Namun, apa yang terjadi. Hari Jumat, 26 November 2010 kami mendapat telepon kembali bahwa pihak BRI kembali menolak transaksi dari Manulife.

Saya mencoba menelepon kembali dan dijawab oleh Saudara Galih (maaf bila salah menyebutkan nama) agar kami mencoba kembali. Ketika saya tanya alasan kegagalan pendebitan tersebut Bapak galih mengatakan bahwa bagian terkait dari bank mengatakan adanya pembatasan limit transaksi dari Manulife.

Saya sangat heran dan bertanya ulang. Pembatasan limit dari Manulife atau dari pemegang kartu tambahan. Karena, limit dari kartu kredit tambahan adalah sama dengan kartu utama. Ternyata jawabannya adalah dari pihak Manulife. Yang membuat saya tidak habis pikir.

Saya mencoba untuk menemukan solusi dari masalah ini yang menurut saya masalah kecil yang dibuat besar oleh BRI sendiri. Namun, dari pihak BRI hanya memberikan solusi: dicoba lagi. Kalau gagal Bapak bisa hubungi kami lagi.

Mungkin Bapak/ Ibu dari pihak BRI tidak menghadapi langsung pihak Manulife sehingga dapat berbicara seperti itu. Namun, kami yang menghadapi langsung sangat malu arena kami seperti berbohong dan mangkir dari pembayaran premi.

Saya harap BRI dapat memberikan jawaban yang memuaskan kepada saya. Terima kasih.

Wijaya
Kelapa Gading Jakarta
wijayahung@yahoo.com





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait