Keluhan
Pada bulan Mei 2010 datang tagihan kartu kredit Mega atas nama suami saya 'Viki Yossida'. Di tagihan tersebut ada pembelanjaan sejumlah 5,000,000 dengan tanggal transaksi di bulan Oktober 2009. Oleh karena kami tidak merasa bertransaksi di bulan tersebut dengan jumlah sebesar itu maka suami langsug telepon ke Customer Service Bank Mega. Oleh customer service tersebut disarankan untuk langsung datang ke cabang terdekat. Suami saya lalu ke Bank Mega di Jalan Mayjen Sungkono Surabaya. Oleh pihak Bank Mega Mayjend diminta ke Bank Mega Darmo. Di Bank Mega Darmo suami saya diminta untuk tanda tangan surat sanggahan dan mereka berjanji untuk menindaklanjuti kasus ini. Suami saya juga meminta bukti slip transaksi ke pihak Bank Mega.
Sekitar 2 (dua) bulan kemudian kami dapat tagihan lagi dan ternyata kami malah kena charge sebesar 1,000,000 lebih karena kami tidak membayar tagihan 5,000,000 tersebut. Akhirnya suami saya ke Bank Mega Darmo lagi dan minta agar kartu tersebut ditutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, di bulan September kami masih mendapat kiriman tagihan dan suami saya langsung ke Bank Mega Darmo lagi dan komplain. Beberapa hari kemudian kami mendapat bukti slip transaksi di mana tanda tangan di slip tersebut bukan tanda tangan suami saya. Tanda tangan yang tercantum di slip tersebut sangat berbeda dengan tanda tangan suami saya.
Dengan berbekal slip tersebut suami saya kembali ke Bank Mega Darmo dan menyatakan ke pihak Bank Mega bahwa sampai kapan pun kami tidak akan membayar karena sudah terbukti slip itu bukan tanda tangan suami saya. Pihak Bank Mega pun mengiyakan.
Ternyata sampai hari ini masalah ini belum selesai. Rabu pagi, 24 November 2010 ada orang yang mengaku dari Bank Mega telepon ke rumah saya dan marah-marah dengan mengatakan bahwa suami saya nakal karena menunggak tagihan kartu kredit.
Artika Dita Maharani
Penjaringan Palem Indah II No 265
Nirwana Regency Surabaya
tika.dita@yahoo.com
08155042832
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































