Keluhan
Perkenalkan nama Saya Putri. Saya seorang mahasiswi yang baru tamat belajar di perguruan tinggi. Saat ini ada banyak sekali lowongan CPNS yang mengharuskan pelampiran Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Namun, saya sangat tidak menyetujui tidakan oknum kepolisian yang meminta pembayaran 'lebih' untuk membuat surat tersebut. Dalam pencarian SKCK kami diharuskan membawa surat penghantar dari desa, camat, interkom lalu ke Polres. Kebetulan saya dari Kabupaten Badung (Bali). Di Kantor Desa surat 10 ribu, Kantor Camat 10 ribu, Interpol bayar 10 ribu. Pada waktu di polres saya diminta membuat sidik jari (10 ribu). Di tempat pembuatan SKCK saya ditanya mau kopi berapa Mbak
(salinan -red).
"Biar dapat 5 Mbak?" saya mengatakan begitu. Saya kira pembayaran di sana sama dengan pembayaran sebelum-sebelumnya. Pada waktu selesai saya terkejut dimintakan uang sebesar 50 ribu. Untung saya membawa uang (saya minta ke Ibu 100 ribu waktu itu). Sisa uang 10 ribu untuk biaya bensin dari Polres Badung ke Denpasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putri
Jalan Swakarya Baru No 4 Denpasar
chantiq1000x@yahoo.com
0361246137
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































