Bank Permata Merugikan Nasabah Loyal

Suara Pembaca

Bank Permata Merugikan Nasabah Loyal

- detikNews
Rabu, 10 Nov 2010 11:22 WIB
Bank Permata Merugikan Nasabah Loyal
Keluhan
Saya nasabah Bank Permata hampir 15 tahun. Pada tanggal 06 Juli saya melakukan penarikan ATM Permata di PB Joglo Yogyakarta. Setelah saya melakukan penarikan terdengar bunyi 'Klik' dari dalam mesin dan kartu ATM saya tertahan di Mesin ATM.

Saya berusaha menghubungi Permata Tel yang ternyata susah dihubungi. Namun saya terus menghubungi Permata Tel sesuai nomor telepon di stiker yang tertempel di mesin ATM tersebut. Sesuai petunjuknya saya diminta melakukan blokir dengan menekan angka 0000.

Saya kemudian ingin memastikan lagi dengan mendatangi Bank Permata Mangkubumi malam itu juga dan ditemui Security Bank bernama Bp Sugeng. Selanjutnya melakukan pengecekan bersama petugas ATM dari Permata Bank dengan membuka mesin ATM tersebut. Ternyata di dalam mesin ATM Pemata terdapat 'alat pengganjal' kartu ATM. Hal ini diakui oleh petugas  dan disaksikan langsung oleh Bp Sugeng. Selanjutnya saya diminta untuk melaporkan ke Bank Permata besok pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keesokan harinya saya melaporkan ke Bank Permata Mangkubumi Yogyakarta dan diterima oleh Bp Koko selaku Customer Service. Alangkah terkejutnya saya saat dilakukan pengecekan saldo ternyata uang saya sudah hilang sebesar Rp 9,997,000. Angka yang sangat besar buat saya.

Bapak Koko kemudian memproses pengaduan saya yang meminta pertanggungjawaban Bank Permata dan saya diminta menunggu hasilnya. Namun, sangat saya sayangkan hampir selama 3,5 bulan lamanya kasus saya dibiarkan tanpa ada pemberitahuan dan folow up mengenai hasilnya.

Mulai dari Customer Service sampai dengan pimpinan pusat Bank Permata lepas tangan. Bahkan, hampir selalu saya yang
berinisiatif menghubungi Bank Permata untuk minta penyelesaian kasus ini. Bank Permata sering menjanjikan akan menghubungi kembali ke saya namun tidak pernah dilakukan.

Bagaimana bank sekelas Bank Permata yang mendapatkan penghargaan The Most Prestigious Care 2009 empat kali berturut-turut dan Banking Service Excellent Award 2009 baru menjawab permasalahan saya setelah 3,5 bulan lamanya dengan jawaban klaim saya ditolak. Alasan yang digunakan hanya menyalahkan nasabah dan mengabaikan tanggung jawab Bank Permata. Bagi saya hal ini sangat tidak berimbang dan mengabaikan hak-hak saya sebagai konsumen loyal.

Saya berharap bahwa musibah saya berawal dari ATM saya yang ditahan di mesin ATM Permata dikarenakan ada material di dalam mesin yang 'sengaja' dipasang untuk mengganjal kartu ATM saya dan hal itu juga diamini oleh petugas security Permata. Termasuk petugas ATM-nya yang malam itu membuka langsung mesin ATM yang bermasalah tersebut.

Yang ingin saya tanyakan bagaimana profesionalitas dan tanggung jawab Bank Permata? Dan, Apakah kejadian ini saya yang harus menanggungnya? Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat loyalitas saya sebagai nasabah Bank Permata hampir 15 tahun lamanya ternyata menghasilkan kekecewaan, kerugian materiil dan immateriil yang saya alami.

Mohon Bank Permata bertanggung jawab dan tidak lepas tangan atas kasus ini. Bukankah kepuasan customer harus diperhatikan dan dijaga? Sekaligus mewakili statement Bank Permata bahwa prestasi awardnya tercapai berkat kesetiaan dan dukungan nasabahnya.

Di saat ada bank swasta besar lain yang mengalami kasus serupa namun memilih bertanggung jawab dan mengganti kerugian nasabahnya ternyata Bank Permata memilih cara lain yaitu lepas tangan dan bahkan menyalahkan nasabah setianya. Seharusnya Bank Permata bisa lebih memiliki empati terhadap nasabahnya yang sudah loyal selama 15 tahun.

Semoga kejadian yang menimpa saya tidak terulang pada customer lain. Terima kasih.

Budi Hartanto
Jalan Seturan Kav Madukismo 10 B Depok Yogyakarta
budi.hartanto88@yahoo.com
08123819736      





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads