Keluhan
Sejak lama saya berangan untuk memiliki sendiri fasilitas internet di rumah yang bisa digunakan baik untuk melakukan pekerjaan maupun rekreasi bersama anggota keluarga di rumah. Singkatnya melalui iklan dan info sana-sini dari teman serta kemampuan saya maka saya memutuskan menggunakan layanan Broadband Indosat IM2. Starter pack pertama dari paket itu saya beli dan saya gunakan. Namun, selang dua bulan saya mulai menghitung. Kuota pemakaian dengan hasil yang saya capai dengan IM2 tidak berimbang.
Okelah. Saya pikir perlu tambah kuotanya agar mendapat kecepatan yang saya inginkan. Jadilah saya menambah satu starter pack paket yang bulanannya di atas biaya paket yang pertama saya beli. Jadi total per bulan saya mengeluarkan Rp 550 ribu untuk pemakaian dengan jumlah kuota 5Gb.
Pada bulan kelima kecepatan Broadbandnya menurun. Menurun bahkan sampai-sampai sering terjadi disconnect. Padahal, baru start sekitar 2-5 detik saja. Padahal lokasi rumah saya strategis di Jakarta.
Melalui fitur chat dalam situs IM2 saya sampaikan keluhan. Ini pun sangat luar biasa lagi. Selain untuk bisa chat dengan Customer Service (CS) membutuhkan waktu satu jam (lemot). Tanggapan dari petugas CS saya dikuliahi seakan seperti orang udik yang baru pakai internet.
Akhirnya setelah berkali-kali mendapat perlakuan seperti itu sementara kualitas tidak mereka perbaiki. Saya memutuskan untuk pindah ke provider lain. Datanglah tawaran dari teman untuk menggunakan produk Three (3) Broadband. Oke saya sangat tertarik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil saya hubungi untuk minta konfirmasi keadaan ini. Lagi-lagi jawaban dari Customer Service terdengar seperti jawaban voIp saja. Saya disuruh menunggu 3 x 24 jam. Setelah 3 x 24 jam saya hubungi karena kartu tersebut tetap tidak bisa saya gunakan.
Lagi-lagi saya disuruh nunggu 1 x 24 jam dan seterusnya setelah lewat 1 x 24 jam saya hubungi, bahkan sampai saya tinggalkan nomer HP saya untuk meminta dihubungi tim teknis mereka, sampai sekarang pun tidak ada kejelasan. Luar biasa bukan?
Produk yang harus dibayar tunai, dengan iming-iming kecanggihan kecepatan dan jangkauan ternyata tak ubahnya seperti mesin jackpot. Artinya harus untung-untungan. Herannya ini diakomodir oleh perusahaan sebesar Indosat dan Hutchinson.
Tambahan lagi. Rupanya kasus kehilangan pulsa yang saya alami juga terjadi pada orang lain. Saya berpikir kalau saja ada 50 orang dalam sehari yang mengalami seperti saya, luar biasa sekali pendapatan seperti itu. Dan tanpa tanggung jawab atau bersalah memampang iklan di televisi sebagai produk yang patut diunggulkan.
Unggul karena menipu bangsa sendirikah? Saya sampai kasihan dengan para petugas Customer Service. Mereka tentu tidak mimpi kalau harus terima telepon yang isinya makian yang bukan kesalahan mereka. Seharusnya level atasan merekalah yang patutnya malu! Karena menjual sistem yang amburadul.
Demikian saja evaluasi saya terhadap dua produk Broadband tersebut. Terima kasih.
Ferdinand
Jln Salak 31 A Jakarta
verdisentani@yahoo.com
08567025393
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































