Adira Finance Payah

Suara Pembaca

Adira Finance Payah

- detikNews
Senin, 25 Okt 2010 14:10 WIB
Keluhan
Saya pelanggan Adira dengan no: 003513964209. Jatuh tempo pembayaran: tanggal 23. Ibu saya sudah melakukan pembayaran ke Adira via ATM BCA tanggal 20 Oktober 2010 pk 16:35:26 melalui BCA Pusat. No urut : 097. No seri : 9489SMO1301D63. Angsuran ke-3. Nominal Rp 369,000. 
 
Saya ditelepon tanggal 21/10 08989987108. Tanggal 22/10 08989987108. Dan, tanggal 23/10 089636600157. Saya jawab ke Debt Collector-nya, "sekarang ini tanggal berapa? Sudah lewat tanggal 23 atau belum?" Lalu saya tutup teleponnya 
 
Saya konfirmasi ke Adira Solo setelah dioper empat kali mereka menjawab ternyata pembayaran saya sudah masuk. Lalu, saya komplain mengenai saya yang ditagih terus dengan nada yang tidak enak. Jawab mereka, "urusan penagihan itu dari Jakarta, Bu. Kalau komplain itu sudah banyak.  Ibu datang saja ke kantor isi formulir pengaduan."

Saya minta mereka menyampaikan keluhan ini ke Adira. Toh mereka juga pegawai Adira.  Telepon saya diletakkan begitu saja tanpa dijawab. 
 
Pegawai Adira Finance memang tidak bisa bekerja. Sistem yang mereka punya sangat payah. Pembayaran yang sudah masuk masih tetap ditagih terus dengan kata-kata yang tidak enak. Dan, yang peling jelas, mereka tidak punya sopan santun dan sangat tidak menghargai pelanggan. Mereka bekerja, dibayar, dari para pelanggan juga lho. 
 
Saya meminta cek di track record saya selama menjadi pelanggan Adira Finance. Pernahkah  saya terlambat membayar? 
 
Saya menunggu respon dari pihak Adira Finance untuk masalah ini. Ini sudah berulang kali terjadi dan kali ini saya benar-benar marah. Anda sangat tidak sopan terhadap pelanggan. Terima kasih.
 
Ineke Yoice Emmerich
Jl RM Said 53 Solo
i_emmerich@hotmail.com 
0271-653712/ 08122982454
 




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait