Keluhan
Ini adalah surat pembaca saya yang kedua kepada Bank Mega. Setelah sebelumnya saya juga pernah kecewa oleh Bank Mega dan akhirnya kartu kredit saya tutup. Beberapa bulan yang lalu saya kembali ditawarkan Kartu Kredit Bank Mega oleh Ibu Retno Palupi dari Bank Mega Majestik. Saya sudah informasikan kepada Ibu Retno bahwa saya sudah pernah punya dan saya tutup karena saya kecewa dengan pelayanan Bank Mega. Tapi, dengan iming-iming semua komplain bisa langsung ke Cabang Bank Mega Majestik dan akan dibantu. Akhirnya saya luluh dan membuka kartu kredit. Pada saat awal ternyata juga sudah ada sedikit kekecewaan karena di awal promo dijanjikan handphone. Ternyata setelah dikonfirmasi handphone hanya untuk customer baru (saya dianggap bukan customer baru karena sebelumnya sudah memiliki kartu kredit Bank Mega). Saya masih tidak masalah dengan hal itu. Walaupun sebelumnya di depan tidak pernah dijelaskan mengenai syarat tersebut tapi saya masih oke.
Selang beberapa bulan setelah menerima dan memakai serta membayar kartu kredit selalu tepat waktu saya dikejutkan dengan datangnya tagihan beserta annual fee (padahal kartu baru belum berjalan selama satu tahun). Sebelumnya dijelaskan oleh Ibu Retno bahwa tidak ada annual fee (free iuran tahunan).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya tanyakan ke Mega Call Center berapa yang harus saya lunasi sampai dua kali telepon (konfirm) supaya tidak salah. Dan, didapatkan perincian total yang harus dibayar plus biaya meterai plus biaya ATM.
Pada hari Jumat, 15/10 saya lunasi itu semua via bank lain (free biaya ATM). Hari Selasa, 21/10 saya konfirmasi ke Call Center Bank Mega diterima Ibu Ines, dan ternyata menurut beliau kartu saya belum bisa ditutup karena ada biaya prorate sebesar 25,000 rupiah. Menurut mereka saya tidak membayar tidak sesuai perincian Call Center. Padahal saya sudah membayar sesuai perincian. Saya hanya mengurangi biaya ATM Rp 7,500 karena saya transfer via bank lain yang free biaya ATM.
Saya sangat keberatan dengan biaya tersebut karena sebelumnya saya tidak pernah diinformasikan oleh Call Center mengenai biaya prorate dan menurut saya biaya ini juga tidak pantas ditagihkan ke saya. Tapi, mengapa mendadak muncul biaya prorate dan kartu saya tidak bisa ditutup?
Saya juga berulang kali minta disambungkan dengan manager atau bagian penutupan. Selalu jawaban sama tidak bisa, dan itu pun saya harus selalu menunggu telepon di-hold lama sekali dengan jawaban yang sama. Sudah dua kali saya kecewa. Dua kali saya masukkan ini ke dalam suara pembaca. Sampai saat ini kartu saya yang sudah saya lunasi semua tagihan, dan penutupan masih terkatung-katung nasibnya.
Tidak habis pikir. Untuk menutup kartu yang sudah dilunasi saja masih dipersulit. Padahal saya juga tidak pernah menunggak selama ini. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk memilih provider kartu kredit yang cocok untuk kita. Bravo Bank Mega!
Peter
Kelapa Gading Jakarta Utara
widjaja.peter@yahoo.co.id
0816877700
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































