Citibank Salah Sambung, Memaki, dan Menghina Bukan Nasabah

Suara Pembaca

Citibank Salah Sambung, Memaki, dan Menghina Bukan Nasabah

- detikNews
Jumat, 15 Okt 2010 09:52 WIB
Keluhan
Hari Kamis, 14 Oktober 2010 saya terima telepon dari pihak Collector Citibank yang selalu salah sambung ke nomer saya. Sebelumnya saya sudah mengatakan kepada mereka bahwa mereka salah orang.

Berawal dari tanggal 17 Desember 2009 saya terima SMS yang ditujukan untuk Ibu Lina Kurnia dengan kalimat SMS yang sewajarnya. Dua hari kemudian ada SMS kasar bertulisan "Eh Maling, bayar utang Citibank, mau di tagih malah loe kabur. Utang jangan dibawa mati kasihan keluarga,kasihan anak2 loe makan dr uang haram. Sekarang byr citibank loe maling".

Lalu dia (mengaku namanya Mila) telepon saya dan memaki-maki saya menuduh saya menutupi Ibu Lina Kurnia. Beberapa bulan kemudian ada yang telepon lagi dari seorang pria mencari orang yang sama. Tetapi pria tersebut berbicara dengan sopan dan berpendidikan. Tidak seperti yang sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya jelaskan bahwa saya sudah pakai nomer ini sejak dikeluarkannya pasca bayar dari salah satu operator selular besar di Indonesia. Lalu sejak itu dari sudah tidak ada telepon yang mengganggu lagi.

Pada tanggal 13 Oktober saya ditelepon lagi oleh seorang pria Debt Collector dari Citibank. Tetapi, masih dengan sopan. Sampai hari ini ada telepon lagi dari seorang perempuan yang mengaku bernama Radel yang memaki-maki saya menantang saya, dan lainnya.

Saya merasa sangat amat dirugikan sekali oleh pihak Citibank. Karena selain salah orang saya pun tidak mempunyai akun di Citibank. Apalagi hutang di Citibank. Saya amat sangat merasa dihina oleh pihak Citibank. Para collector tersebut mengaku bernama Mila dan Radel yang berkantor di Citibank Gedung Jamsostek Jakarta.

Mohon pihak Citibank mananggapi kasus ini. Saya mohon untuk menindaklanjuti para Debt Collector yang tidak berpendidikan tersebut. Terima kasih.

Niken
Pondok Bambu Jakarta Timur
nannette_ok@yahoo.com
02186608780





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait