Keluhan
Sebenarnya saya tidak suka mempunyai ATM BRI jika saja gaji saya tidak ditransfer melalui BRI tentu saya tidak akan membuka rekening di BRI. Apalagi setelah kejadian hari Minggu tanggal 5 September 2010 (beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri). Karena ada kebutuhan yang mendesak saya berniat mengambil uang dengan kartu BRI, dan melakukan pembayaran lainnya. Namun, mesin ATM BRI dekat tempat tinggal saya tidak bisa digunakan (karena rusak). Saya menuju ke mesin ATM Mandiri (ATM Bersama).
Transaksi transfer dan pembayaran berhasil. Namun, ketika hendak melakukan pengambilan uang ternyata transaksi tersebut tidak dapat diproses. Oleh karena penasaran saya coba lagi dengan transaksi saldo. Rupaya sama saja. Transasksi tersebut juga tidak dapat diproses.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marah, kecewa, dan sesal menjadi satu karena sedianya uang tersebut hendak digunakan untuk pembelian tiket pulang kampung. Untuk mengurangi rasa kekhawatiran saya atas hilangnya saldo BRI tersebut saya langsung melaporkan peristiwa itu melalui Call BRI dengan nomor laporan 137**** dan dijanjikan akan diproses maksimal 14 (empat belas) hari kerja.
Setelah lewat empat belas hari kerja saya telepon kembali Call BRI namun mendapatkan jawaban laporan dalam proses. Sudah beberapa kali saya menelepon dengan jawaban yang kurang lebih sama. Dan, sampai hari Selasa tanggal 12 Oktober 2010 (hamper 30 hari kerja) saldo BRI saya yang hilang belum kembali.
Mana sikap profesionalmu wahai BRI?
Unesa
Pondok Melati Bekasi
unesaja@gmail.com
08121070201
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































