Keluhan
Dengan mengendarai sepeda motor tanggal 11-10-2010 saya sekeluarga berwisata ke Kebun Binatang (KB) Ragunan melalui Pintu Timur. Sampai di sana terjadi antrian sepeda motor. Petugas mengarahkan motor pengunjung ke tempat parkir yang telah disediakan sebelum masuk ke tempat parkir disediakan loket darurat. Saya diharuskan membayar karcis masuk untuk 2 orang dewasa dan 1 anak sebesar Rp 21,000. Tanpa rasa curiga saya memberikan uang pecahan Rp 50,000 dan dikembalikan Rp 29,000. Setelah menerima uang kembalian saya perhatikan karcis yang saya terima ternyata setelah saya hitung biaya seluruhnya tidak lebih dari Rp 16,000, dengan perincian:
- Dewasa 2 orang @ Rp. 4.000 = Rp. 8.000
- Anak-anak 1 orang @ Rp. 3.000 = Rp. 3.000
- Kendaraan sepeda motor = Rp. 2.500
- Asuransi 3 orang @ Rp. 500 = Rp. 1.500
- Asuransi Sepeda Motor = Rp. 500
TOTAL = 8000 + 3000 + 2500 + 1500 + 500 = Rp. 15.500
Saya sempat menanyakan kenapa saya bayar 21,000 ribu padahal tadi dikatakan jumlahnya cuma 16 ribu sambil menunjukkan karcis kepada petugas yang memberikan kepada saya. Tapi, dengan entengnya dia mengatakan, "memang segitu Pak!"
Saya sempat protes. Tapi, karena antrian semakin panjang terpaksa saya segera berlalu untuk memarkir motor dengan hati dongkol dan penuh tanda tanya. "Kebohongan semacam apa ini".
Yang membuat saya bertanya-tanya saat meminta uang dari saya salah satu petugas bertanya kepada saya berapa orang?
Setelah saya jawab 2 dewasa 1 anak dia mengatakan 16 ribu. Tapi, setelah uang diserahkan ke loket dikatakan 21 ribu. Aneh. Tenyata ada 'oknum petugas' yang bermental calo?
Saya sempat membaca di detik.com bahwa pada hari itu KB Ragunan sudah dikunjungi lebih kurang 90 ribu orang. Bayangkan berapa banyak uang yang mereka kumpulkan.
Saya menghimbau kepada pihak pengelola KB Ragunan untuk membenahi mental petugas di lapangan karena uang haram yang mereka dapatkan dan diberikan kepada keluarganya kelak akan menghasilkan generasi yang sama dengan mental orang tuanya. Kalau sudah begini 'apa kata dunia'.
Zainal
Cimanggis Depok
sikumban9@yahoo.com
02192183788
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































