Keluhan
Mohon selalu cek saldo anda apakah sudah terdebit dengan benar. Tanggal 23 Juli 2010 saya membeli kartu e-Toll Card Mandiri di Kantor Cabang Mal Puri Indah dengan maksud untuk mempermudah pembayaran di gardu tol dan juga promosi gratis kartu seharga Rp 250.000.Esok harinya tanggal 24 Juli 2010 saya coba menggunakan untuk pertama kalinya di Gerbang Tol Slipi pk 11.54. Ternyata sisa saldo tinggal Rp 237.000 yang seharusnya Rp 243.500.
Hal ini saya sampaikan kepada petugas tol yang saya tidak ingat namanya. Saya meminta agar kelebihan pendebitan tersebut dikembalikan. Setelah pembicaraan yang cukup panjang akhirnya kelebihan pendebitan tersebut diberikan kepada kami secara tunai Rp 6.500.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanggal 27 Juli 2010 karena melihat antrian tol di luar gerbang e-Toll Card Mandiri sangat panjang saya mencoba kembali e-Toll Card tersebut di gerbang tol Cililitan. Dan, untunglah mesin berfungsi baik, dan terdebit semestinya.
Tanggal 3 Agustus 2010 saya mencoba kembali menggunakan e-Toll Card Mandiri di gerbang tol Cililitan pk 07.55. Kejadian pendebitan 2 kali terjadi kembali. Karena, saya sedang terburu-buru saya meneruskan perjalanan.
Pada hari yang sama saya menghubungi Call Mandiri dan mengungkapkan kejadian ini. Staff Mandiri Call (tidak ingat namanya) menyarankan untuk datang ke Cabang Bank Mandiri terdekat dan mengisi form komplain.
Maka hari yang sama saya datang ke Bank Mandiri Cabang Mal Puri Indah dan bertemu dengan Customer Service Ibu Dyah dan mengisi form komplain. Dana akan dikreditkan kembali dengan jangka waktu 14 hari kerja.
Sungguh mengecewakan bahwa proses tersebut harus memakan waktu begitu panjang. Dan, hingga tanggal 23 Agustus 2010 ternyata belum juga kelebihan itu dikreditkan ke rekening saya. Karena hal tersebut saya ingin menutup saja e-Toll Card Mandiri tersebut. Namun, menurut Ibu Dyah tidak dapat dilakukan karena ini bersifat tunai. Jadi harus dipergunakan hingga batas Rp 10.000 dan nanti otomatis akan hangus sendiri. Sebenarnya uang saya otomatis berkurang Rp 10.000 untuk biaya kartu.
Tanggal 9 Agustus 2010 saya menggunakan kembali e-Toll Card ini di gerbang tol Cililitan. Kembali lagi terjadi pendebitan dua kali pada pk 07:55. Saya langsung mengajukan keberatan ke pihak Jasa Marga. Saat itu juga langsung diganti oleh pihak Jasa Marga.
Mengapa Bank Mandiri tidak bias melakukan hal ini juga? Mengapa harus menunggu berlama-lama dulu. Mungkin jumlahnya memang tidak terlalu banyak tapi jika terjadi berkali-kali dan pada ratusan kartu sudah berapa rupiah pengguna dirugikan?
Mohon agar pihak Bank Mandiri lebih memperhatikan sistem kerja mesin e-Toll Card Mandiri tersebut dan lebih memberikan informasikan kartu tersebut bahwa tidak sepenuhnya gratis. Terima kasih.
Cindeiza
Komp Mabad No 17 Kebon Jeruk Jakarta
cindeiza@gmail.com
08164856616
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































